Paltv Night Run

Diduga Dikeroyok Security Sawit, Warga Muara Enim Laporkan Kasus ke Polda Sumsel

Diduga Dikeroyok Security Sawit, Warga Muara Enim Laporkan Kasus ke Polda Sumsel

Kuasa Hukum Menunjukkan Bukti laporan dan Kekerasan yang Dialami Korban-Mulyadi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Warga Muara Enim, Ade Oktaria (28), resmi membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Selatan pada Jumat sore 28 November 2025.

Ia melaporkan dugaan tindak kekerasan yang menimpa ayahnya, Mintaria, yang disebut dilakukan oleh Nazarudin dan rekannya yang diduga merupakan petugas keamanan PT Bumi Sawit Permai (BSP).

Insiden tersebut terjadi di Jalan Pertamina Tanjung Kemala, Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Sabtu dini hari 22 November 2024 sekitar pukul 02.15 WIB. Selain diduga melakukan pengeroyokan, terlapor juga disebut merusak kendaraan yang digunakan korban serta mengambil uang tunai senilai Rp4 juta.

Kuasa hukum korban, Angga Saputra, mengungkapkan bahwa kejadian berawal saat Mintaria membeli berondolan sawit dari seorang warga bernama Sani.

BACA JUGA:Sekda Palembang Pimpin Upacara Hut Korpri Ke-54, Ajak Asn Perkuat Pelayanan Publik

BACA JUGA:Penumpang Kereta Api Diminta Jaga Barang Bawaan Selama Perjalanannya


Pelapor Ade Oktaria Resmi Mendaftarkan Laporan di SPKT Polda Sumsel-Mulyadi-PALTV

Namun sebelum pulang, korban dihentikan oleh beberapa orang yang mengaku sebagai security PT BSP. Tanpa penjelasan panjang, mereka langsung menghancurkan kaca depan truk dan menganiaya korban.

“Klien saya dituduh mencuri berondolan perusahaan, padahal barang itu dibeli dari saudara Sani. Setelah menuduh, para pelaku langsung mengeroyok korban dan rekannya, merusak kendaraan, serta membawa kabur uang Rp4 juta,” ujar Angga.

Setelah kejadian, Mintaria kemudian digiring ke Polsek Muara Kuang. Di sana, menurut Angga, kliennya kembali mengalami tindak kekerasan, termasuk tindakan penyiksaan dengan cara disundut rokok. Saat ini korban telah dipindahkan ke Lapas Tanjung Raja sebagai tahanan titipan.

“Di Polsek ia tidak hanya dianiaya, tetapi tubuhnya juga disundut rokok. Semua bukti kekerasan sudah kami serahkan kepada penyidik,” tegas Angga.

BACA JUGA: Camat Ilir Barat I Perketat Patroli Gabungan Usai Kasus Pemalakan di Macan Lindungan

BACA JUGA:Inspektorat Jenderal Kemenkum RI Lakukan Evaluasi Manajemen Risiko pada Kanwil Sumsel


Ade menunjukkan Dokumentasi Kondisi Truk Korban yang Diduga Dirusak Pelaku-Mulyadi-PALTV

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id