Diduga Dikeroyok Security Sawit, Warga Muara Enim Laporkan Kasus ke Polda Sumsel
Kuasa Hukum Menunjukkan Bukti laporan dan Kekerasan yang Dialami Korban-Mulyadi-PALTV
Ade Oktaria menambahkan bahwa sang ayah mengalami trauma berat pascaperistiwa tersebut. Menurutnya, Mintaria dan rekannya, Saiful, menderita luka serius, termasuk luka di kepala dan lebam di sekujur tubuh. Truk yang mereka bawa juga disebutkan ikut rusak dan diamankan oleh pihak Polsek.
“Ayah bercerita bahwa mereka dipukul berulang kali dan disiksa saat baru turun dari truk. Punggung ayah bahkan disundut rokok hingga membekas. Padahal ayah membeli sawit itu secara legal,” kata Ade.
Ia juga mengungkapkan bahwa ayahnya kini merasa ketakutan jika berhadapan kembali dengan para oknum security tersebut. “Kondisinya memprihatinkan. Teman ayah sampai mengalami luka di kepala. Semua bukti sudah kami siapkan. Kini ayah sudah dipindahkan ke Lapas,” ujarnya.
Kepala Siaga SPKT Polda Sumsel, AKP Sutioso, membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan tercatat dengan nomor: STTLP/1685/XI/SPKT/Polda Sumatera Selatan dan telah diserahkan kepada Ditreskrimum Polda Sumsel untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Laporan dugaan pengeroyokan sudah kami terima dan kini ditangani oleh Ditreskrimum,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id


