Sajikan Menu Tidak Layak Konsumsi, Satu SPPG di Palembang Dihentikan Sementara
Berdasarkan hasil temuan dan laporan yang kami terima, diketahui bahwa SPPG tersebut menyajikan menu yang tidak layak konsumsi dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.--Foto ; Dok. PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan pengawasan ketat terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
Salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palembang terpaksa menghentikan operasionalnya sementara selama bulan Ramadan karena menyajikan menu yang tidak layak konsumsi dan tidak sesuai ketentuan.
Keputusan penghentian sementara tersebut dijatuhkan kepada SPPG Ilir Barat I Lorok Pakjo setelah ditemukan pelanggaran dalam penyajian makanan.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Palembang, Nurya Hartika Sari, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan hasil temuan serta keluhan yang diterima pihaknya.
BACA JUGA:Baznas Sumsel Tetapkan Besaran Zakat Fitrah Ramadhan 1447 Hijriah
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Tunda Pemberian Izin Diskotik dan Bar DA Club 41

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Palembang, Nurya Hartika Sari, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil berdasarkan hasil temuan serta keluhan yang diterima pihaknya.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
“Berdasarkan hasil temuan dan laporan yang kami terima, diketahui bahwa SPPG tersebut menyajikan menu yang tidak layak konsumsi dan tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, operasional dapur kami hentikan sementara selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga kualitas layanan sekaligus melindungi kesehatan para penerima manfaat program.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap kelalaian dalam penyediaan makanan. Program ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan asupan gizi seimbang, sehingga kualitas dan keamanan makanan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selama masa penghentian, pengelola dapur diminta melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga standar distribusi makanan. Operasional dapur baru dapat kembali berjalan setelah dinyatakan memenuhi seluruh standar yang berlaku.

Suasana pembagian MBG di lingkungan sekolah selama Ramadan--Foto : Ilham Saputra
BACA JUGA:Hakim Vonis Seumur Hidup Terdakwa Manto atas Pembunuhan Dilorong Jambu 36 Ilir
BACA JUGA:Laba Melejit 578 Persen, Bank BTN Tancap Gas Awali 2026 dengan Kinerja Impresif
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

