Sempat Tren, Bisnis Ikan Hias Meredup

Sempat Tren, Bisnis Ikan Hias Meredup

Tren bisnis ikan hias kian menurun di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.-Benny Firdaus-PALTV

PRABUMULIH, PALTV.CO.ID - Budi daya ikan hias mungkin merupakan salah satu jenis usaha yang paling mudah dilakukan namun bisa meraup cuan yang lumayan besar.

Apalagi saat pandemi COVID-19 melanda Indonesia, bisnis ikan hias menjadi booming akibat terbatasnya aktivitas di luar ruangan. Banyak masyarakat yang mengalihkan kejenuhan dengan memelihara ikan hias.

Bisnis ikan hias sempat tren kala itu. Namun kini, bisnis ikan hias belakangan lambat laun mulai meredup. Penyebabnya bisa jadi mulai berkurangnya pembeli.

Seorang pembudidaya ikan hias asal Prabumulih Agus mengatakan, tren memelihara ikan hias cenderung menurun. Padahal tahun 2019-2020 hampir segala jenis ikan hias diminati masyarakat. Pria yang akrab disapa Niko Boko-boko mengaku saat itu jenis ikan seperti ikan Guppy, Cupang, Platy dan Molly paling banyak dicari. Namun sekarang, penghobi ikan tersebut mulai beralih memelihara ikan Channa, sejenis ikan Gabus yang memiliki warna dan motif.

BACA JUGA:Sewu Dino, Film Horor yang Mencekam!

BACA JUGA:Selamat Hari Buku Nasional 2023


Agus yang akrab disapa Niko Boko-boko tetap menggeluti bisnis ikan hias lantaran hobi.-Benny Firdaus-PALTV

"Kalau untuk sekarang sih memang menurut perkembangan agak berkurang. Waktu zaman COVID-19 2019-2020 itu, wah semua ikan jadi hobi termasuk ikan-ikan baru cepat terjual. Nah sekarang yang masih stabil jenis ikan Channa, ikan Gabus menurut kita, itu masih banyak dicari orang," ungkap Niko.

Di balik ramainya penggemar ikan Channa, menurut pria 43 tahun ini masih ada penghobi yang setia mengkoleksi ikan Guppy dan Molly. Niko Boko-boko sendiri dari awal membuka usaha ikan hias sampai sekarang, tetap mempertahankan dan membudidayakan ikan mungil namun memiliki ekor berwarna-warni.


Pada tahun 2019-2020 hampir segala jenis ikan hias diminati masyarakat.-Benny Firdaus-PALTV

Meski kondisi penjualan ikan hias sudah landai, namun Niko tetap menjaga eksistensi budi daya ikan hias karena hobi. Niko mengaku jumlah koleksi ikannya bukan berkurang, malah justru bertambah jenis.

"Kalau aku kan karena hobi ya, jadi kadang-kadang ikan bukannya berkurang malah menambah beli, kan Guppy itu banyak macam-macamnya," seraya mengatakan merawat ikan hias gampang-gampang susah dan yang terpenting telaten membersihkan kotoran di akuarium.

BACA JUGA:Khasiat Air Mawar untuk Kesehatan Kulit Kepala dan Rambut

BACA JUGA:Mufidatul Ilmi Membentuk Karakter Islami pada Anak Sejak Dini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv