Seorang Pria di Muba Meregang Nyawa di Tangan Istri, Anak dan Menantu

Seorang Pria di Muba Meregang Nyawa di Tangan Istri, Anak dan Menantu

Tiga tersangka pembunuhan Indra Maulana yang masih satu keluarga dihadirkan dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus Polres Musi Banyuasin.--Humas Polres Muba

MUSI BANYUASIN, PALTV.CO.ID - Seorang pria bernama Indra Maulana (49) warga Desa Jud II Kecamatan Sanga Desa Kabupaten MUSI BANYUASIN, dihabisi nyawanya oleh anggota keluarganya sendiri. Nyawa Indra dihabisi oleh istri, anak dan menantunya. Lalu mayatnya dibuang ke bawah jembatan Desa Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten MUSI BANYUASIN pada Jumat, 17 Maret 2023.

Sebelumnya, warga Desa Mangun Jaya sempat dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di bawah jembatan Mangun Jaya, yang dimasukkan dalam sebuah karung dengan luka gorok di lehernya. Kabar tersebut pun tersebar luas di dunia maya melalui media sosial.

Mengetahui kabar penemuan sesosok mayat pria, Polisi langsung mendatangi lokasi tempat mayat tersebut ditemukan dan melakukan olah TKP. Lalu datang seorang pria bernama Fredi (25) yang mengaku sebagai keluarga korban. Mendengar hal tersebut, Polisi pun langsung menyarankan Fredi untuk membuat Laporan Polisi ke Polsek Babat Toman.

Namun setelah dimintai keterangan oleh Polisi, tenyata Fredi memberikan keterangan yang berubah-ubah hingga membuat Polisi curiga.

BACA JUGA:Proyek Talud Jalinsum Rusak Pipa PDAM dan Jaringan Telkom

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Stok dan Harga Sembako di Sumatera Selatan Masih Stabil

Atas kecurigaan tersebut, pada Minggu, 19 Maret 2023, Tim Unit Reskrim Polsek Babat Toman dibantu Unit Pidum Sat Reskrim Polres Muba, melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah korban yang berada di Desa Jud II untuk menguak misteri pembunuhan tersebut.

Benar saja. Sesampainya di rumah  korban, Polisi menemukan sejumlah petunjuk. Salah satunya adanya bekas darah di mobil Avanza warna abu-abu dengan Nopol BG 1779 QK yang terparkir di area rumah korban. Kecurigaan Polisi pun semakin kuat dengan melihat gelagat dan tingkah laku Fredi yang tak lain adalah menantu korban, yang terlihat ketakutan saat diintrogasi petugas.

Dengan kejelian dan kecakapan petugas, akhirnya Fredi mengakui bahwa ia dan istrinya yang bernama Pransiska (25) yang merupakan anak kandung korban, serta istri korban bernama Neni Triana (48) telah melakukan pembunuhan tersebut. Ketiga tersangka langsung dibawa oleh petugas ke Polsek Babat Toman untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kapolres Muba AKBP Siswandi melalui Kabag Ops Polres Muba Kompol M Ali, membenarkan kejadian tersebut.

BACA JUGA:Polsek Bayung Lencir Amankan Tersangka dan Sabu Seberat 86 Gram

BACA JUGA:Video: Bulog OKU Siapkan 9,6 Ton Daging Kerbau Beku Selama Ramadan


Konferensi Pers Ungkap Kasus Polres Muba hadirkan tiga tersangka pembunuhan Indra Maulana.--Humas Polres Muba

"Ya, saat ini para tersangka sudah kita amankan di Mapolres Muba untuk diproses hukum lebih lanjut. Bahkan ketiga tersangka sudah mengaku jika mereka telah melakukan aksi pembunuhan tersebut secara bersama-sama, karena sakit hati terhadap korban yang sering berlaku kasar terhadap anggota keluarganya" jelas Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv