Lulusan SMA Berburu IPDN Jatinangor! Sekolah Kedinasan Ciptaan Belanda.

Lulusan SMA Berburu IPDN Jatinangor! Sekolah Kedinasan Ciptaan Belanda.

Sekolah Kedinasan IPDN tetap jadi rebutan lulusan SMA. IPDN menjamin lulusan jadi ASN yang siap ditempatkan di seluruh Indonesia.--instagram.com/@ipdn

PALEMBANG, PALTV. CO.ID,- Saat lulus SMA, banyak siswa berebut kursi kuliah kedinasan di Intitute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang terletak di Jatinangor Jawa Barat. IPDN ternyata awalnya bentukan Pemerintahan Belanda.

Tahun 2023, disiapkan sebanyak 534 formasi untuk Calon Praja IPDN. Nah, yang mendaftar untuk berebut formasi ini tak tanggung-tanggung. Jumlahnya mencapai 38.297 orang. Duh hanya sekitar 2 persen saja yang diterima. Betapa kuliah di IPDN ini jadi idola lulusan SMA.

Hal ini wajar, karena sekolah kedinasan IPDN ini terjamin kerja di jalur PNS. ‘’Minimal Pak Lurah’’ seloroh anak SMA yang ikut tes IPDN. Prestise bekerja di lembaga pemerintah yang tersebar di seluruh Indonesia, menjadi jaminan masa depan lulusan IPDN sebagai ASN dengan golongan 3A.

Mereka akan menempati lembaga pemerintahan baik di tingkat kabupaten sampai tingkat provinsi. Jaminan pasti ASN atau PNS inilah yang jadi incaran lulusan SMA berebut di kursi IPDN.

BACA JUGA:Geger! Kepala Sekolah SMP di Temanggung Sebut Siswa Bakar Sekolah Karena Caper

BACA JUGA:Jadi Korban Bullying, Siswa SMP Bakar Sekolah Akan Dihadirkan dalam Konferensi Pers

Menilik sejarahnya, IPDN ternyata awalnya hasil kerjasama pemerintah Indonesia dengan Belanda. Pendidikan kader pemerintahan ini dirintis sejak zaman Hindia Belanda pada tahun 1920.  Awal sekolah ini dulunya bernama Opleiding Scholl Voor Inlandsche Ambtenaren (OSVIA).

Para lulusan sekolah ini di tugaskan untuk memperkuat penyelenggaran pemerintah Hindia Belanda. Tahun 1948  berganti nama dengan sebutan Sekolah Menengah Tinggi (SMT) Pangreh Praja.

Sekolah kedinasan untuka tenaga pemerintah ini, oleh pemerintah Indonesia terus dikembangkan. Tahun 1956 didirikan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri atau STPDN.

Merupakan lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang khusus menyiapkan calon-calon pegawai negeri sipil (PNS) untuk bekerja di bidang pemerintahan.

BACA JUGA:Pulang Nongkrong, Pelajar Palembang Dibacok Orang Tak Dikenal, Kepala Alami 20 Jahitan

BACA JUGA:Geger! Ahli Tarot Sekar Ayu Ramalan PDIP Akan Kalah Telak di Tahun 2024

Pada awalnya, STPDN didirikan dengan nama Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 1 Juli 1956. Pendirian STPDN merupakan hasil dari kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Belanda, yang bertujuan untuk mendidik calon pegawai negeri sipil di bidang pemerintahan dalam negeri.

Seiring dengan perubahan situasi politik di Indonesia, hubungan antara pemerintah Indonesia dan Belanda mengalami gangguan. Pada tahun 1957, pemerintah Indonesia mengambil alih kepemimpinan STPDN dan mengubah namanya menjadi Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri Republik Indonesia (STPDN-RI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber