Penulis Amerika Tak Bisa Mengakses Goggle Drive Yang Terkunci, 222.000 Kata Karyanya Hilang

Google meluncurkan fitur Take Notes for Me di Google Meet--freepik.com
PALEMBANG, PALTV.CO.ID,- Penulis Amerika K. Renee mendapati dirinya tidak bisa mengakses akun Google Drive-nya dan karyanya yang sedang dalam proses karena Google menandai kontennya sebagai tidak sesuai.
Seorang penulis perempuan tiba-tiba mendapati dirinya terkunci dari akun Google Drive-nya.
Ini merampas aksesnya ke lebih dari 222.000 kata karyanya yang sedang dalam proses. Penulis Amerika, K. Renee, yang sebagian besar menggunakan Google Docs untuk menulis ceritanya.
Dia dikenal karena novel-novel romantisnya, tetapi proses kreatif Renee terhenti tiba-tiba ketika Google Drive menolak masuk tanpa penjelasan pada 24 Maret 2024.
BACA JUGA:Richard Slayman Penerima Transplantasi Ginjal Babi Akhirnya Meninggal Dunia
Mengejutkan, ini bukan karena kesalahan teknis, tetapi karena Google menemukan kontennya tidak sesuai.
Menurut laporan yang dipublikasikan oleh Wired, Renee, seorang penulis yang dikenal karena novel-novel romantis yang penuh gairah, mendapati dirinya tidak bisa mengakses tulisannya yang disimpan di Google Drive.
Meskipun dia berusaha untuk mendapatkan akses kembali dan membagikan karyanya lagi, dia menerima pesan dari Google yang menandai kontennya sebagai "tidak sesuai," menghentikan upaya berbagi lebih lanjut.
Hal ini membuat Renee dan rekan penulis lainnya bingung dan khawatir tentang keadilan praktik moderasi konten Google.
BACA JUGA:Dapat Parkir Secara Otomatis ! Simak Berbagai Fitur Canggih yang Ada Pada Haval H6 Hybrid!
Insiden ini memicu percakapan lebih luas tentang tantangan yang dihadapi oleh para pencipta ketika menggunakan platform online dan dampak moderasi konten otomatis terhadap kebebasan artistik.
Pengalaman Renee menyoroti kerentanan penulis di era digital dan perlunya pedoman yang lebih jelas serta komunikasi yang lebih baik dari perusahaan teknologi.
Saat Renee terus mencari solusi dengan Google, kisahnya menjadi pengingat akan pentingnya advokasi untuk hak-hak pencipta dan memastikan suara mereka didengar dalam diskusi tentang hak digital dan sensor online.
Meskipun Google memiliki kebijakan untuk pelanggaran konten, termasuk pengecualian untuk tujuan pendidikan, artistik, dan jurnalistik, penandaan sewenang-wenang atas karya Renee menegaskan perlunya pedoman yang lebih jelas dan komunikasi yang diperbaiki dari perusahaan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: indian today.com