Penjual Pakaian Bekas Impor di Pasar Sukajadi Tetap Bertahan Meski Sepi Pembeli

Penjual Pakaian Bekas Impor di Pasar Sukajadi Tetap Bertahan Meski Sepi Pembeli

Penjual pakaian bekas impor di Pasar Sukajadi tetap bertahan meski sepi pembeli, Sabtu (2/12/2023).-Suryadi-PALTV

BANYUASIN, PALTV.CO.ID - Meski sepi pembeli, penjual pakaian bekas impor di Pasar Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten BANYUASIN, tetap bertahan menjual dagangan mereka.

Saat mendatangi lapak pakaian bekas, terlihat masih banyak pakaian bekas yang bergantungan. Namun, beberapa para pedagang sudah mulai menyusun barang dagangannya. Para pedagang ini siap-siap untuk tutup karena minimnya pembeli.

Sani, salah seorang penjual pakaian bekas impor, menyatakan bahwa saat ini penjualan sangat sepi, terutama pada hari Sabtu dan Minggu yang biasanya menjadi momen sibuk.

"Kalau hari biasa, laku paling banyak 10 helai. Kadang tidak laku sama sekali. Harapannya hari Sabtu dan Minggu, karena banyak orang yang datang berbelanja," ungkap Sani pada hari Sabtu, 2 Desember 2023.

BACA JUGA:Meski Langka, Inilah Wilayah Musi Banyuasin yang Masih Memiliki Pohon ‘Dian Imbe’


Suasana sepi kios pakaian bekas impor di Pasar Sukajadi Banyuasin, Sabtu (2/12/2023).-Suryadi-PALTV

Meski sulit, mereka tetap bertahan karena tidak memiliki pekerjaan lain. Kalau pun tidak berjualan, risiko kehilangan modal menimpa para pedagang.

Penjual tersebut berusaha mempertahankan usahanya meski penjualan pakaian bekas impor tidak begitu ramai setiap hari.

Harga pakaian bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000. "Untuk pembeli kami hanya fokus dari kalangan menengah ke bawah," ucap Sani.

Pembeli pria cenderung memilih celana dan jaket dari penjualan pakaian bekas impor ini. Sementara kebanyakan pembeli baju adalah kaum hawa.

BACA JUGA:Mitos dan Fakta Minum Kopi bagi Anak-anak

Meskipun menghadapi tantangan, penjual pakaian bekas impor ini tetap optimis untuk terus bertahan di tengah sepinya pembeli.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv