Desa-desa Ini Pernah Hancur Akibat Bencana Alam: Beberapa di Antaranya Jadi Desa Mati dan Angker

Beberapa desa di Indonesia menjadi desa mati dan angker setelah ditinggal penduduknya akibat bencana alam. Foto dengan latar gunung Merapi.--Instagram.com/@dhesadewa
Desa Sambik Jengkel Timur
Begitu juga di Provinsi Nusa Tenggara Barat, desa Sambik Jengkel Timur di Kabupaten Lombok Utara masih mengalami akibat dari gempa bumi besar yang mengguncang wilayah tersebut beberap tahun lalu. Sekitar 300 rumah permanen dan rumah kayu rata dengan tanah.
Rumah-rumah yang hancur belum sepenuhnya direkonstruksi, dan masyarakat setempat terus berjuang untuk mendapatkan kembali kehidupan mereka yang normal.
Satu lagi bencana alam yang menyebabkan banyak desa ditinggal oleh penduduknya. Yakni bencana alam gunung Merapi yang meletus tahun 2010 lalu.
Meski saat ini sudah ada yang kembali ke desa namun tidak ramai dan tetap senyap sejak kejadian yang banyak menelan korban jiwa akibat wedhus gembel atau lahar panas.
Desa Lereng Merapi
BACA JUGA:Cita Rasa Khas! Melihat Proses Sangrai Kopi Tradisional Tanpa Mesin di Pelang Kenidai Pagar Alam
Ada sekitar 13 desa yang hampir 80 persen penduduknya meninggalkan lereng Merapi. Salah satunya desa Dusun Ngancar terletak di desa Glagaharjo di sekitar gunung merapi Jokjakarta. Saat merapi meletus hebat tahun 2010 lalu.
Seluruh warga dusub Ngancar pindah akibat diterjang wedhus gembel atau hawa panas. Setelah itu, tidak ada lagi warga yang kembali ke dusun. Belum lagi beberapa orang tewas saat kejadian, menambah cerita seram dusun ini.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber