Dampak Anonimitas Terhadap Kebebasan Berpendapat di Media Sosial

Dampak Anonimitas Terhadap Kebebasan Berpendapat di Media Sosial

Media sosial.-Firmbee-pixabay.com/Firmbee

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Kemajuan teknologi yang semakin pesat memberikan banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat baik dalam budaya, sosial, ekonomi dan pendidikan. Munculnya alat-alat teknologi yang canggih dan apalagi didukung oleh adanya internet, menjadi dasar dari dampak adanya banyak perubahan di tengah-tengah masyarakat, dan bahkan perubahan pola komunikasi seseorang.

Pada awalnya teknologi ini diciptakan untuk memberikan kemudahan terhadap manusia dalam beraktivitas, yang mana kegunaannya untuk hal-hal yang positif. Contohnya saja media sosial dan jejaring sosial lainnya yang dijadikan tempat untuk mendapatkan berbagai informasi. Selain itu juga, media sosial yang menjadi wadah untuk orang-orang dapat dengan mudah berkomunikasi dengan cepat. Bertukar informasi dan berkomunikasi jarak jauh bisa dengan mudah oleh karena adanya media sosial.

Dengan berkembangnya teknologi yang didukung oleh internet yang mampu menciptakan platform media baru seperti media sosial, yang menjadi tempat untuk setiap orang dapat dengan bebas berekspresi dan mengeluarkan pendapatnya dengan lebih cepat dan menyeluruh. Kebebasan berpendapat sebenarnya telah didapat manusia sejak dari mereka lahir yang telah diatur dalam konstitusi di Indonesia pada UUD 1945 Pasal 28 E Ayat 3. Namun akibat adanya media sosial ini, menjadi masalah baru terhadap Kebebasan berpendapat oleh masyarakat yang lebih kompleks dan banyak disorot.

Trager dan Dickerson dalam buku Freedom of Expression in The 21 Century, 1999, menyatakan bahwa Freedom of Expression is a fundamental right, sebagai kebebasan berekspresi merupakan hak yang fundamental atau mendasar dan kebebasan berekspresi adalah pondasi dari penegakan HAM. Saat ini manusia menjadi ketergantungan terhadap teknologi. Dalam teori ekologi media yang dipopulerkan oleh McLuhan, menurutnya manusia memiliki hubungan simbolik dengan teknologi, dan pada gilirannya teknologi juga akan menjelaskan siapa diri kita.

BACA JUGA:Cara Membuat Kerajinan Celengan dari Bubur Kertas

BACA JUGA:Misteri Drama Tarian Calonarang


Ekspres dalam media sosial.-Pixelcreatures-pixabay.com/Pixelcreatures

Lalu, mengapa kebebasan berpendapat yang seharusnya menjadi hak setiap orang menjadi masalah baru saat ini? 

Karena manusia semakin bebas dalam memanfaatkan teknologi komunikasi ini dalam berekspresi dan mengeluarkan pendapat, sehingga mulai hilangnya batasan dalam mengeluarkan pendapat sesuai nilai dan norma di media sosial. Seperti yang dijelaskan dalam teori ekologi media, media sosial yang sebagai medium juga mempengaruhi aktivitas manusia, sebab seseorang lebih cenderung membagikan kehidupannya di media sosial. Tidak ada rasa malu dan takut ketika seseorang berekspresi dan berpendapat di media sosial, karena banyak akun-akun di media sosial yang tidak memiliki identitas atau biasa disebut anonim.

Dengan akun anonim, orang yakin bahwa mereka dapat dengan bebas mengeluarkan pendapat dan mengkritik terhadap orang lain ataupun lembaga yang dituju dengan aman dan tidak diketahui siapapun. Dengan akun anonim juga dapat melindungi privasi dari kemungkinan adanya tindak kejahatan seperti cybercrime atau penyalahgunaan identitas. Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa orang yang memiliki akun anonim juga seseorang yang hendak melakukan tindakan kejahatan. Karena bisa jadi mereka yang berekspresi dengan akun anonim tidak memiliki batasan dan cenderung hilang kontrol dalam berekspresi, yang mampu melakukan apa saja tanpa melihat nilai dan norma yang berlaku atau biasa dikenal dengan bullying.

Dalam media sosial banyak orang sudah menggunakan akun anonim dalam berekspresi. Hal ini tentu menjadi perhatian besar untuk setiap orang agar lebih berhati-hati. Kemungkinan orang di balik akun anonim tidak melulu untuk kesenangannya dalam mengaktualisasi diri, melainkan untuk kesenangannya dalam melakukan kejahatan. Terdapat dampak positif dan negatif dari adanya akun anonim terhadap kebebasan berpendapat di media sosial.

BACA JUGA:Tips Menjadi Dewasa di Depan Semua Orang

BACA JUGA:Tips Jago Mengendarai Mobil untuk Pemula

Untuk dampak positifnya, orang yang menggunakan akun anonim dapat lebih memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap dirinya dalam berekspresi di dunia maya. Dengan tidak adanya identitas diri bisa lebih menjaga privasi diri dan terhindar dari tindak kejahatan seperti cybercrime. Orang-orang yang menggunakan akun anonim juga bisa lebih termotivasi dalam mengungkapkan ekspresinya dengan leluasa. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber