Debat Publik Ke-2 Pilkada OKU Berlangsung Ricuh, Merasa Dicurangi Paslon 01 Walk Out

Debat Publik Ke-2 Pilkada OKU Berlangsung Ricuh, Merasa Dicurangi Paslon 01 Walk Out

Debat kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) yang digelar pada Minggu malam (17/11) di Hotel Zuri Palembang terpaksa dibatalkan akibat keributan yang terjadi di antara para pendukung paslon.-Foto/Luthfi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Debat kedua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU)

yang digelar pada Minggu malam (17/11) di Hotel Zuri Palembang terpaksa dibatalkan akibat keributan yang terjadi di antara para pendukung paslon.

Awalnya debat berlangsung  lancar antara Paslon Nomor urut 1, Yudi Purna Nugraha  dan Yenni Elita  dan Paslon nomor urut 2 Teddy Meilwansyah dan Marjito Bachri.

Namun ditengah-tengah debat  terjadilah  keributan antar pendukung pasangan calon berubah menjadi tidak terkendali ketika suara-suara tinggi dari pendukung saling berbenturan. 

BACA JUGA:Promo Spesial Pilkada 2024! KAI Divre III Palembang Diskon Tiket Kereta Api Sindang Marga 10 Persen

BACA JUGA:Lupa Login Facebook? Ini Solusi Cepat Hapus Akun Tanpa Ribet!

Menurut salah satu tim Paslon Bupati Wakil Bupati OKU Yudi Purna Nugraha – Yenny Elita Sofyan Sani (YPN YESS), Ryan Adha Tama mengatakan bahwa Paslon Bupati dan Wakil Bupati OKU nomor urut 1 sangat dirugikan dalam debat kali ini.

“Kami dari Paslon nomor urut 1 merasa sangat dirugikan oleh pihak EO,” katanya saat berjalan keluar dari ruang Debat.

Menurutnya jumlah pendukung paslon lainnya melebihi Batasan yang telah ditentukan yakni sebenyak 30 orang.

“Apakah ini ada kerja sama dengan pihak Paslon lainnya, karena yang kami lihat dari awal

diselenggarakan debat pertama ini kami melihat orang-orang mereka yang sudah disesuaikan dari KPU OKU itu orang 25 hari ini 30 ternyata mereka lebih,”  ungkapnya.

BACA JUGA:Pemkot Palembang Gencarkan Penertiban di BKB Jelang World Music Jazz Festival 2024

BACA JUGA:100 Hari Masa Kerja Pertama DPRD Palembang Fokus Serap Aspirasi dan Dorong Perubahan Kota

Sehingga pihaknya  akan melaporkan hal tersebut untuk mendapatkan keadilan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: