Wujudkan Kabupaten Zero Stunting, Pj Bupati OKU Teddy Luncurkan Program Rumah Gizi dan Orang Tua Asuh Stunting

Wujudkan Kabupaten Zero Stunting, Pj Bupati OKU Teddy Luncurkan Program Rumah Gizi dan Orang Tua Asuh Stunting

Wujudkan Kabupaten Zero Stunting, Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah luncurkan program Rumah Gizi dan Orang Tua Asuh Stunting.-Ari Pranika-PALTV

OKU, PALTV.CO.ID - Demi mewujudkan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) zero stunting, Pemkab OKU meluncurkan dua program inovasi yakni program Orang Tua Asuh Stunting dan Gerakan Rumah Gizi di setiap Kecamatan dan Puskesmas di OKU.

Launching dua program PJ Bupati OKU itu dilakukan secara langsung oleh Teddy Meilwansyah dan Ibu Asuh Stunting Hj Zwesty Karenia Teddy di Puskesmas Peninjauan.

Program ini ditandai dengan pemberian makanan tambahan untuk anak-anak penderita stunting oleh Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah bersama Pj Ketua TP PKK OKU H Zwesty Karenia Teddy didampingi Kadinkes OKU Deddy Wijaya.

Dikatakan Teddy, penanganan stunting di OKU merupakan perintah dari Pemerintah pusat melalui Mendagri dan Gubernur Sumsel dengan tujuan menurunkan angka stunting di bawah rata-rata nasional.

BACA JUGA:Rugikan Negara Ratusan Miliar Rupiah, 5 Terdakwa Dugaan Korupsi PT Bukit Asam Dituntut Belasan Tahun Penjara


Pj Ketua TP PKK OKU H Zwesty Karenia Teddy memberikan makanan tambahan kepada anak-anak penderita stunting.-Ari Pranika-PALTV

"Program kita ini selaras dengan program Pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi untuk menekan angka stunting. Dengan adanya program ini, kami berharap bisa membantu masyarakat terutama dalam bidang kesehatan gizi," ujar Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah.

Menurut Teddy, Kabupaten OKU sendiri pernah diganjar penghargaan terkait penanganan stunting. Di mana sebelumnya Kabupaten OKU berhasil menurunkan angka stunting menjadi 11 persen, dan masih ada sekitar 264 anak stunting yang perlu ditangani. 

Melalui program Orang Tua Asuh Stunting dan Rumah Gizi, diharapkan semua anak stunting dapat teratasi dan mendapatkan perhatian khusus sehingga angka stunting terus menurun.

“Jadi ke depan, Orang Tua Asuh Stunting yang merupakan OPD, Camat, dan Kades akan bertanggung jawab terhadap perkembangan gizi anak stunting. Masing-masing bisa 2 atau 3 anak stunting,” jelas Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah.

BACA JUGA:Bantuan Tunai ‘Bantu Umak’ Membuat Ribuan Emak di Musi Banyuasin Sumringah di Bulan Ramadan

Dalam 6 bulan ke depan upaya penurunan angka stunting ini akan dievaluasi kembali. Di mana selama 6 bulan ke depan Orang Tua Asuh Stunting juga berkewajiban memberikan makanan bergizi atau pemberian makanan tambahan (PMT) simultan.

"Pemberian makanan tambahan bisa melalui Rumah Gizi dan Bapak Asuh Stunting ini akan bergandengan untuk menekan angka stunting di OKU hingga terwujud OKU Zero Stunting,” pungkasnya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv