Kue Semprong Camilan Tradisional Palembang yang Manis, Renyah dan Garing
Di Palembang kue semprong tak hanya disukai karena rasanya, tetapi juga karena nilai tradisionalnya.--ig@dapur_izma
BACA JUGA:Promo Menarik Ichitan dan Cap Panda Ramaikan Event 3x3 PALTV
Kehadiran semprong di meja tamu menjadi simbol kebersamaan dan nostalgia, mengingatkan banyak orang pada masa kecil dan suasana kampung halaman.
Menariknya, kue semprong kini hadir dalam berbagai bentuk dan varian.
Selain versi klasik berbentuk silinder, ada pula semprong yang dilipat menjadi segitiga, yang dikenal dengan sebutan kue sepit atau kue simping di beberapa daerah.

Nama “semprong” konon berasal dari bentuk dan proses pembuatannya kue ini umumnya berbentuk silinder --ig@nurjanabanurea
Ada juga versi pipih yang lebih ringan dan mudah dikunyah meski bentuknya beragam, cita rasa manis gurih dan tekstur garingnya tetap menjadi ciri khas utama.
Rahasia kerenyahan kue semprong terletak pada keseimbangan bahan dan cara memasaknya.
Bahan Bahan : 300 gram tepung beras, 70 gram tepung sagu, 180 gram gula pasir, 300 ml santan kelapa, 4 butir telur ayam, 60 gram margarin cair, 50 gram wijen sangrai, Sejumput garam, ½ sendok teh vanili bubuk.
BACA JUGA:PT Pusri Melaju ke Perempat Final Usai Taklukkan Permata Finance 13-6
BACA JUGA:Pengecekan Lintas Lubuklinggau–Kertapati Jelang Angkutan Nataru 2025/2026
Cara Membuat : Kocok telur, gula pasir, dan vanili bubuk menggunakan mixer hingga adonan tampak mengembang dan lembut proses ini penting agar tekstur kue nantinya ringan dan tidak keras.
Dalam wadah terpisah, campurkan tepung beras, tepung sagu, dan garam aduk rata menggunakan whisk agar adonan tidak menggumpal.
Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur sempurna.
Tambahkan margarin cair dan aduk kembali hingga adonan halus setelah itu, masukkan biji wijen untuk menambah aroma dan sensasi gurih pada setiap gigitan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
