BACA JUGA:Ketangguhan Viar Cross X 200 GT Melibas Jalur Offroad
Mitos lokal yang melibatkan Ata Bupu dan Ata Polo memberikan sentuhan mistis pada Gunung Kelimutu. Cerita dimulai dengan permintaan perlindungan dua anak yatim kepada Ata Bupu, tokoh berbelas kasih yang tinggal di ladang.
Danau Kelimutu: Antara Keajaiban Alam dan Cerita Mistis di Pulau Flores--Instagram.com/@pegipegi
Konflik muncul ketika Ata Polo, seorang penyihir jahat, mencoba memangsa manusia, dan pertarungan sengit pun terjadi.
Kisah ini berujung pada raibnya Ata Bupu ke perut bumi dan terbentuknya tiga danau berwarna. Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (biru), Tiwu Ata Polo (merah), dan Tiwu Ata Mbupu (putih) menjadi tempat berkumpulnya roh orang yang meninggal.
Masyarakat setempat meyakini bahwa tradisi Pati Ka harus dilakukan ketika danau berubah warna sebagai bentuk penghormatan.
Wisata Danau Kelimutu tidak hanya memukau dengan keindahan alamnya, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat sekitar.
Salah satu contohnya adalah desa Wae Rebo, di mana penduduknya terkenal dengan keramahan dan keahlian menenun kain khas Flores.
Desa ini juga memiliki tradisi unik berupa rumah-rumah tradisional berlantai lima yang dibangun dengan kayu dan jerami. Keindahan alam Wae Rebo dan keberagaman tradisi lokalnya membuatnya menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi.
Danau Kelimutu, dengan keindahan alamnya yang memukau dan cerita mistis yang melingkupinya, menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Indonesia.
BACA JUGA:Yamaha XSR 155, Motor Naked Bike Keluaran Yamaha Dengan Nuansa Klasik dan Bergaya Retro Modern!
Dari pesona tiga warna danau hingga mitos lokal tentang Ata Bupu dan Ata Polo, setiap elemen menciptakan pengalaman wisata yang tak terlupakan.
Melalui keindahan alam dan kearifan lokal yang terpancar di sekitarnya, Danau Kelimutu memberikan gambaran yang memikat tentang kekayaan budaya Indonesia.
Bagi para pengunjung, merenung di tepi danau yang selalu berubah warna adalah momen yang mengajarkan kehormatan terhadap alam dan warisan budaya yang kaya.*