GPS: Penunjuk Arah di Era Digital

GPS: Penunjuk Arah di Era Digital

Global Positioning System (GPS) telah mengubah cara manusia bergerak, bekerja, dan mengambil keputusan.--Freepik.com

Data ini membantu pengguna memantau kebugaran dan merancang pola latihan yang lebih terukur. Bagi sebagian orang, GPS bukan sekadar penunjuk arah, melainkan alat pengukur kualitas hidup.

Namun, di balik manfaatnya, penggunaan GPS juga memunculkan tantangan.

Isu privasi menjadi perhatian utama ketika data lokasi dikumpulkan dan disimpan oleh berbagai aplikasi. Tanpa pengelolaan yang baik, informasi ini berpotensi disalahgunakan.

Selain itu, ketergantungan berlebihan pada GPS dikhawatirkan dapat mengurangi kemampuan navigasi alami dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Para ahli menilai, kunci pemanfaatan GPS di era digital terletak pada keseimbangan.

BACA JUGA:Warga MUBA Dihimbau Berempati atas Bencana di Sumatera, Tidak Rayakan Tahun Baru Secara Berlebihan

BACA JUGA:Capaian Mengejutkan! 38 Program RDPS Terealisasi Penuh di Pengujung 2025

Teknologi ini perlu digunakan secara bijak, didukung oleh regulasi yang melindungi data pribadi dan edukasi literasi digital bagi masyarakat.

Dengan demikian, manfaat GPS dapat dirasakan tanpa mengorbankan keamanan dan privasi.

Ke depan, GPS diperkirakan akan semakin terintegrasi dengan teknologi lain seperti kecerdasan buatan dan Internet of Things.

Dari kendaraan otonom hingga konsep kota pintar, GPS akan terus menjadi penunjuk arah utama di tengah kompleksitas dunia digital. Di bawah langit yang dipenuhi satelit, manusia menemukan cara baru untuk tetap terhubung, bergerak, dan menentukan tujuan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber