GPS Modern dan Smart City: Menata Kota Lewat Data Lokasi

GPS Modern dan Smart City: Menata Kota Lewat Data Lokasi

satu teknologi yang bekerja tanpa suara namun berperan besar dalam menata kehidupan urban: Global Positioning System (GPS).--Freepik.com

PALTV.CO.ID,- Di balik hiruk-pikuk kota modern, ada satu teknologi yang bekerja tanpa suara namun berperan besar dalam menata kehidupan urban: Global Positioning System (GPS).

Jika dahulu GPS identik dengan alat penunjuk arah, kini perannya jauh melampaui navigasi. Dalam konsep smart city atau kota cerdas, GPS modern menjadi fondasi penting yang membantu pemerintah dan masyarakat mengelola kota berbasis data lokasi secara presisi dan real time.

Smart city lahir dari kebutuhan kota-kota besar untuk menjawab persoalan klasik: kemacetan, kepadatan penduduk, distribusi layanan publik, hingga efisiensi energi.

Di sinilah GPS berperan sebagai “mata digital” kota. Melalui data lokasi yang terus diperbarui, pemerintah dapat memantau pergerakan kendaraan, manusia, dan aset publik secara akurat. Informasi tersebut kemudian diolah menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

BACA JUGA:Dari Keramaian Event, UMKM Menemukan Jalan Bertumbuh

BACA JUGA:Polisi Temukan Jenazah Christina di Antara Pohon Sawit di Banyuasin

Salah satu penerapan paling nyata terlihat pada sistem transportasi pintar. GPS yang terintegrasi dengan sensor lalu lintas dan aplikasi navigasi memungkinkan pemantauan arus kendaraan secara langsung.

Data ini membantu mengatur lampu lalu lintas adaptif, mengalihkan jalur saat terjadi kemacetan, serta menyediakan informasi perjalanan yang akurat bagi masyarakat.

Bagi pengguna transportasi umum, GPS memungkinkan pelacakan posisi bus, kereta, atau angkutan kota secara real time, sehingga waktu tunggu dapat diprediksi dengan lebih baik.


GPS modern menjadi fondasi penting yang membantu pemerintah dan masyarakat--Freepik.com

Tak hanya transportasi, GPS modern juga berperan besar dalam pengelolaan layanan publik. Armada pengangkut sampah, kendaraan pemadam kebakaran, hingga ambulans kini dilengkapi sistem pelacakan lokasi.

Dengan data GPS, respons darurat dapat dilakukan lebih cepat karena petugas mengetahui rute tercepat menuju lokasi kejadian. Dalam konteks ini, GPS bukan sekadar teknologi pendukung, melainkan alat penyelamat waktu dan nyawa.

BACA JUGA:Persiapan Ziarah Kubro Capai 90 Persen, Gubernur Sumsel Minta Digelar Lebih Meriah

BACA JUGA:Cegah Pemalakan, Sisir Jalur Simpang Belimbing

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber