Perbaikan jembatan Muara Lawai masih Terkendala Dana
Butuh Rp22 Miliar, Baru Rp5 Miliar Terkumpul untuk Jembatan Muara Lawai--Foto : Ekky - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Robihnya jembatan muara lawai disebabkan oleh mobil truk angkutan batubara, di ruas jalan lintas sumatera penghubung kabupaten Lahat dan kabupaten Muara Enim, hingga saat ini belum dilakukan perbaikan.
Disampaikan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, perbaikan jembatan muara lawai hingga saat ini masih terkendala dana perbaikan. lantaran dari kebutuhan dana Rp. 22 miliar, saat ini baru terkumpul 25 persen, atau sekitar 5 miliar rupiah dari asiosiasi perusahaan batubara.
Sementara untuk penyelenggara tender perbaikan jembatan muara lawai, akan dilaksanakan langusng dari pihak balai besar pelaksanaan jalan nasional Sumatera Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, --Foto : Ekky - PALTV
BACA JUGA:Program MBG Picu Tekanan Stok Daging Sapi di Palembang
BACA JUGA:Perbaikan jembatan Muara Lawai masih Terkendala Dana
"Dari 22 Miliar jembatan muara lawai (perbaikan) penyelenggara tender dari balai besar jalan, uangnya baru terkumpul 5 Miliar, kalo di kelola swasta bisa langsung kerja, tapi ini gak bisa, sistemnya uang harus ada dulu baru dikerjakan"

Pemprov Sumsel Larang Truk Batu Bara Melintas Jalan Umum--Foto : Ekky - PALTV
BACA JUGA:Brimob Polda Sumsel Bangun Huntara dan Bersihkan Fasilitas Umum di Gayo Lues
BACA JUGA:Gasak HP di Kosan, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi
Kata Herman Deru gubernur Sumsel
Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan jalan akibat truk angkutan batubara, pemprov sumsel melarang angkutan batu bara melintas di jalan umum sejak 1 Januari, dan mendorong perusahaan membuat jalan khusus angkutan batubara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

