Jelang Ramadan, Penjualan Bunga Tabur di TPU Puncak Sekuning Menurun
Ramadan Segera Tiba, Pedagang Bunga Tabur di Palembang Harap Pembeli Meningkat--Foto : Suryadi - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana di berbagai tempat pemakaman umum mulai tampak berbeda dari hari-hari biasanya.
Tradisi ziarah kubur yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat menjadi salah satu momen penting bagi banyak keluarga untuk mengenang dan mendoakan sanak saudara yang telah lebih dahulu berpulang.
Di TPU Puncak Sekuning, yang terletak di Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, aktivitas ziarah perlahan mulai terlihat, meski belum seramai tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya, mendekati Ramadan, area pemakaman dipadati para peziarah yang datang silih berganti. Mereka membawa doa, harapan, dan juga bunga tabur untuk ditaburkan di atas pusara keluarga tercinta.
BACA JUGA:Gasak HP di Kosan, Pria Pengangguran Dibekuk Polisi
BACA JUGA:Program MBG Picu Tekanan Stok Daging Sapi di Palembang

TPU Puncak Sekuning Mulai Ramai Peziarah, Penjualan Bunga Belum Stabil--Foto : Suryadi - PALTV
Namun, tahun ini suasana tersebut terasa sedikit berbeda. Muslimah, salah satu pedagang bunga tabur yang telah lama berjualan di sekitar TPU Puncak Sekuning, mengungkapkan bahwa jumlah pembeli bunga tabur menjelang Ramadan kali ini terbilang agak sepi. Ia menuturkan bahwa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, penjualan tahun ini mengalami penurunan yang cukup terasa.
“Biasanya kalau sudah mendekati Ramadan, pembeli ramai. Dari pagi sampai sore tidak putus orang datang membeli bunga. Tapi tahun ini agak sepi, tidak seperti biasanya,” ujar Muslimah saat ditemui di lapaknya yang sederhana di pinggir area pemakaman.
Muslimah menjelaskan bahwa kebanyakan peziarah umumnya membeli bunga tujuh warna untuk ditaburkan di atas makam. Bunga tujuh warna dipercaya melambangkan doa dan harapan yang beragam, serta menjadi simbol penghormatan terakhir bagi keluarga yang telah tiada. Campuran kelopak mawar merah, putih, kuning, serta aneka bunga lainnya disusun rapi dalam wadah plastik maupun kantong kecil yang siap dibawa para peziarah.
BACA JUGA:Awal Ramadan 1447 H, Siswa di Sumsel Libur Empat Hari
BACA JUGA:Untuk Kesekian Kalinya, Tiang Pancang Jembatan Lalan Ditabrak Tongkang Batubara

Muslimah, salah satu pedagang bunga tabur yang telah lama berjualan di sekitar TPU Puncak Sekuning--Foto : Suryadi - PALTV
Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya, momen menjelang Ramadan menjadi waktu panen bagi para pedagang bunga tabur. Banyak keluarga yang datang bersama-sama, bahkan dari luar kota, untuk berziarah sekaligus mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah. Tidak jarang, para peziarah membeli bunga dalam jumlah lebih banyak untuk beberapa makam sekaligus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

