Ketindihan Saat Tidur ? Ternyata ini Penjelasan Secara Ilmiah tentang sleep paralysis Alias “Ketindihan”

Ketindihan Saat Tidur ? Ternyata ini Penjelasan Secara Ilmiah tentang sleep paralysis Alias “Ketindihan”

Ketindihan yang sering dikaitkan dengan mistis, ternyata ada penjelasan ilmiah yang disebut sleep paralysis--instagram.com/@seelpparalysis_ysis

Pada beberapa orang, terjadi keterlambatan dalam menghentikan kelumpuhan tidur saat memasuki tahap bangun, yang menghasilkan sensasi terjebak dalam keadaan tidak dapat bergerak.

 BACA JUGA:Perhatikan Hal-Hal Berikut: Jika Akan Membeli HP Gaming, Biar Hobi Kamu Makin Seru

3. Hallucinations: Halusinasi selama ketindihan tidur sering kali terjadi akibat campuran antara kesadaran yang masih aktif dan mimpi yang terjadi selama tahap REM.

Otak kita menciptakan pengalaman visual dan auditori yang nyata meskipun kita sebenarnya tetap dalam keadaan tidur.

 4. Stress dan Gangguan Tidur: Beberapa faktor eksternal dapat mempengaruhi kemungkinan terjadinya ketindihan saat tidur.

Stres, kelelahan, dan gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea dapat meningkatkan risiko mengalami fenomena ini.

BACA JUGA:Buron 2 Tahun, Spesialis Pencurian R2 dan R4 Dilumpuhkan Jatanras Polda Sumsel

5. Salah Posisi Tidur: Posisi tidur yang salah atau kurang nyaman juga mempengaruhi terjadinya ketindihan Kebanyakan orang yang mengalami kasus ketindihan saat tidur mengatakan bahwa itu terjadi saat posisi tidur mereka sedang terlentang atau berbaring.

Sedangkan orang yang tidurnya sering tengkurap atau miring, mengaku jarang mengalami fenomena ketindihan atau sleep paralysis.

 Pencegahan dan Pengelolaan

Meskipun pengalaman ketindihan tidur dapat menakutkan, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu mencegah atau mengelola pengalaman ini.

BACA JUGA:5 Teknik Gir Luffy di One Piece Saat Melawan Kaido, Salah Satunya Saat Luffy Memegang Petir

Perlu menjaga pola tidur yang teratur dan mengurangi stres melalui teknik relaksasi. Usahakan menghindari konsumsi kafein atau makanan berat sebelum tidur. Kemudian mengatasi gangguan tidur yang mendasari dengan bantuan profesional medis.

Fenomena ketindihan saat tidur adalah contoh yang menarik dari bagaimana kompleksitas otak manusia dapat menghasilkan pengalaman yang tidak biasa.

Dengan memahami mekanisme ilmiah di balik ketindihan tidur, kita dapat mengurangi ketakutan dan meningkatkan kesadaran tentang faktor-faktor yang berkontribusi pada pengalaman ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber