China Siap Bangun Stasiun Surya Luar Angkasa untuk Dukung Energi Listrik dan Kendaraan Listrik

China Siap Bangun Stasiun Surya Luar Angkasa untuk Dukung Energi Listrik dan Kendaraan Listrik--ilustrasi pribadi
Jika berhasil, teknologi ini berpotensi mengubah banyak aspek kehidupan kita. Salah satu dampak terbesar yang bisa dirasakan adalah pada sektor transportasi, terutama dalam mendukung pengoperasian kendaraan listrik.
BACA JUGA:Jalan Lintas Timur Palembang Padat Pemudik Sepeda Motor Jelang Lebaran,
BACA JUGA:Kisruh AI & Hak Cipta! Studio Ghibli Beri Peringatan atau Cuma Hoaks?
Saat ini, kendaraan listrik sangat bergantung pada energi dari pembangkit listrik di daratan, yang sebagian besar masih menggunakan bahan bakar fosil.
Namun, dengan adanya pasokan energi yang bersumber dari luar angkasa, kendaraan listrik bisa mendapatkan daya yang lebih bersih dan berkelanjutan, tanpa menambah polusi atau emisi karbon.
Di sisi lain, stasiun surya luar angkasa ini juga dapat menerangi kota-kota besar, memberikan energi untuk berbagai industri, dan bahkan membantu daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh jaringan listrik konvensional.
Keuntungan lainnya adalah kemampuan untuk menghasilkan energi secara terus-menerus, tanpa terpengaruh oleh cuaca atau malam hari. Ini akan memberikan jaminan pasokan energi yang lebih stabil dan terjangkau bagi seluruh dunia.
BACA JUGA:QRIS di BRImo, Solusi Transaksi Digital Cepat, Praktis dan Aman
BACA JUGA:Light Phone 3 Hadir dengan Pembaruan Signifikan: Layar OLED, Kamera, dan Dukungan 5G
Namun, meskipun prospek teknologi ini sangat menjanjikan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah biaya pembangunan yang sangat besar.
Menempatkan stasiun surya di luar angkasa memerlukan infrastruktur roket dan peluncuran yang canggih, serta sistem pemeliharaan yang dapat diandalkan untuk memastikan stasiun berfungsi dengan baik di orbit yang jauh dari Bumi.
Selain itu, ada juga tantangan terkait dengan pengelolaan dan distribusi energi yang diterima di Bumi, yang memerlukan teknologi antena penerima yang dapat mengonversi gelombang mikro dengan efisien.
Pengembangan proyek stasiun surya luar angkasa ini menunjukkan bahwa China serius dalam mengejar solusi energi terbarukan yang lebih berkelanjutan dan efisien.
BACA JUGA:Jalan Lintas Timur Palembang Padat Pemudik Sepeda Motor Jelang Lebaran,
BACA JUGA:Ini Jajaran 'The Dream Team' Danantara, Berikut Dampak terhadap Pasar Saham
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber