3 Cara Agar Hidup Tenang dan Bahagia Dalam Ajaran Islam

Kunci untuk hidup tenang dan bahagia adalah berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan fokus pada pencapaian pribadi serta tujuan hidup masing-masing.--freepik.com/@racool-studio
Rasulullah SAW merupakan teladan dalam sikap tawakal, yang merupakan ciri seorang mukmin yang beriman.
Sebagai seorang muslim, sangat perlu memiliki sikap tawakal agar tetap optimis dan percaya bahwa segala rezeki dan perencanaan baik sudah diatur oleh Allah SWT.
Tawakal juga menjadi cara untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dengan bertawakal, Allah SWT akan memberikan rezekinya dan mencukupkan kebutuhan hidupnya.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Surat at-Talaq ayat 3, yang artinya:
“Dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia sangka-sangka. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu”. (Q.S at-Talaq ayat 3)
BACA JUGA:Adab Memberi dan Menagih Hutang yang Sesuai Dengan Ajaran Islam
BACA JUGA:Hukum Membunuh Hewan Yang Mengganggu Atau Membahayakan Dalam Islam
Tawakal dalam Islam mengajarkan kita untuk berusaha dan berencana dengan sungguh-sungguh, sambil mempertahankan keyakinan bahwa hasil akhir sepenuhnya tergantung pada kehendak Allah SWT.
2. Bersyukur
Dengan bersyukur kehidupan yang kita jalani di dunia ini akan menjadi lebih bahagia. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Surah Ibrahim: 7, yang artinya:
"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepada kamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'" (Q.S. Ibrahim: 7)
Bersyukur merupakan sikap sederhana yang dapat dilakukan setiap muslim, baik dalam menerima rezeki maupun menghadapi cobaan dari Allah SWT.
Dalam ajaran Islam, rasa syukur menjadi bukti ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT, karena ihklas menerima kententuan-Nya.
Al-Quran secara tegas menekankan pentingnya bersyukur. Allah SWT menjanjikan hambanya tambahan nikmat bagi mereka yang bersyukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber