Telegram Perkenalkan Fitur Baru untuk Membantu Konten Kreator Menghasilkan Uang

Telegram memperkenalkan sistem langganan berbayar bulanan --foto : telegram.org
Konten Premium: Menawarkan konten premium yang dapat dibeli secara terpisah, seperti video khusus, laporan, atau materi pembelajaran.
Layanan Keanggotaan Khusus: Membuat grup VIP dengan akses khusus yang memerlukan pembayaran, seperti sesi tanya jawab eksklusif, webinar, atau sesi pelatihan.
Merchandise: Menjual barang dagangan (merchandise) seperti kaos, mug, atau stiker melalui saluran Telegram mereka.
Kursus dan Pelatihan: Menawarkan kursus atau pelatihan yang dapat diakses oleh anggota yang membayar, seperti pelatihan keterampilan, workshop, atau sesi pembelajaran pribadi.
BACA JUGA:Mengatasi Penipuan Nomor Telepon di Google Maps: Panduan Pelaporan
BACA JUGA:Inilah Cara Mengenali Nomor Telepon Mencurigakan
Event dan Webinar: Mengorganisir acara, webinar, atau sesi pelatihan berbayar yang diadakan melalui Telegram.
Dengan memanfaatkan beberapa atau semua metode ini, konten kreator dapat menghasilkan pendapatan yang signifikan melalui Telegram.
Fitur ini, yang diumumkan pada hari Rabu sebelumnya, memberikan opsi bagi pengguna untuk membeli langganan menggunakan Stars, mata uang virtual di aplikasi Telegram. Kreator dapat menetapkan harga langganan bulanan mereka sendiri.
Stars yang terkumpul dapat ditukarkan menjadi Toncoin, sebuah bentuk mata uang kripto, atau dapat digunakan untuk iklan bersubsidi di dalam platform.
kreator dapat membuat dan membagikan tautan undangan yang mengarahkan pengguna Telegram untuk bergabung dalam saluran berlangganan --foto : telegram.org
Dengan fitur ini, kreator dapat membuat dan membagikan tautan undangan yang mengarahkan pengguna Telegram untuk bergabung dalam saluran berlangganan mereka.
Konsep ini mirip dengan sistem yang digunakan oleh platform seperti Patreon, Instagram, dan YouTube, di mana konten tambahan yang tidak tersedia untuk umum dapat diakses oleh pelanggan berbayar.
Telegram memungkinkan pengguna untuk mendirikan channel atau saluran khusus untuk menyalurkan konten mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber