Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kikim Lahat 200M Dari Lokasi Awal Kejadian

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kikim Lahat 200M Dari Lokasi Awal Kejadian

Tim SAR gabungan temukan bocah perempuan lima tahun yang tenggelam di sungai Kikim Lahat. --Foto : Humas Basarnas Palembang

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pencarian hari ketiga terhadap Afifah (5) bocah perempuan yang tenggelam di sungai Kikim Kabupaten Lahat membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan temukan korban 200 M dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, 16 April 2024.

Kepala Basarnas Palembang Raymond Konstantin membenarkan infomasi penemuan terhadap korban saat dikonfirmasi. 

"Korban sudah kita temukan dalam keadaan mengapung dan tidak bernyawa lagi sekitar pukul 07.20 WIB pagi tadi. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa kerumah duka," Ujarnya. 

BACA JUGA:Selama Angkutan Lebaran Idul Fitri 1445 H, KAI Layani 50.757 Penumpang
korban dievakuasi dan dibawa kerumah duka--Foto : Humas Basarnas Palembang

 

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah perempuan lima tahun dikabarkan hanyut dan tenggelam di Sungai Kikim Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap korban. 

Kepala Basarnas Palembang Raymond Konstantin menjelaskan, pihaknya langsung merespon ketika mendapatkan informasi tersebut. 

"Kami terjunkan satu tim rescue yang berada di unit siaga SAR lubuk linggau ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban dengan peralatan SAR air lengkap," Jelasnya pada Senin, 15 April 2024. 

Diungkapkan Raymond, Kejadian berawal saat korban Afifah (5) bersama dua saudaranya bernama Seril (10), kakak kandung korban dan Rani (9), sepupu korban, bermain dan berenang dipinggir sungai Kikim tidak jauh dari rumahnya pada Minggu, 14 April 2024 lalu. 

BACA JUGA:Disnaker Prabumulih Akan Memulai Pengiriman Tenaga Kerja ke Taiwan

"Namun saat asyik bermain dan berenang, korban yang lepas dari pantauan kedua saudaranya tiba-tiba hanyut terbawa arus sungai yang deras sehingga korban tenggelam," Ungkapnya. 

Pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, BPBD, TNI Polri, dan masyarakat. 

"Pencarian dilakukan dengan cara penyisiran permukaan air sungai menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat. Jika dimungkinkan akan dilakukan juga penyelaman dilokasi awal kejadian serta dilokasi-lokasi yang dicurigai adanya korban," Katanya.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id