Memahami Perbedaan Antara Aki Kering dan Aki Basah untuk Kendaraan Bermotor

Memahami Perbedaan Antara Aki Kering dan Aki Basah untuk Kendaraan Bermotor

Perbedaan antara aki kering dan aki basah untuk kendaraan bermotor.--instagram.com/@autodealian

BACA JUGA:Memahami Fungsi Oli Gardan pada Kendaraan dan Pentingnya Perawatan Untuk Ketahanan dan Kinerja Optimal

Terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga keawetan baik aki basah maupun aki kering. Berikut adalah empat cara sederhana:

1. Jaga Kebersihan Aki

Membersihkan katup pada aki kering dan menjaga kebersihan kutub aki basah sangat penting. Kotoran dapat mengganggu penguapan aki dan potensi penggunaannya secara optimal.

2. Perhatikan Cara Panaskan Mesin

BACA JUGA:Isuzu Panther, Rajanya Mobil Diesel yang Harga Mobil Bekasnya Masih Tinggi

Cara memanaskan mesin kendaraan dapat memengaruhi kinerja aki. Jika menggunakan aki kering, panaskan mobil secara berkala sekitar 10 menit sebelum digunakan. Untuk aki basah, periksa ketinggian air secara rutin.

3. Rutin Mengecek Alternator dan Regulator

Mengecek alternator dan regulator secara rutin dapat memastikan keamanan dan kestabilan arus pengisian aki, mencegah aki dari kemungkinan soak.

4. Jangan Membebani Aki

BACA JUGA:Panduan Aman Berkendara Sepeda Motor Trail Dual Purpose di Jalan Raya

Memerhatikan kapasitas aki dan tidak membebani aki dengan beban berlebihan akan menjaga daya tahan aki dalam jangka panjang.

Pilihlah Sesuai Kebutuhan

Pemilihan antara aki basah dan aki kering tergantung pada kebutuhan dan prioritas pengguna. Perbedaan yang telah dijelaskan di atas dapat menjadi panduan dalam memilih jenis aki yang sesuai.

Penting juga untuk menerapkan cara perawatan yang tepat agar aki tetap awet. Yang terpenting, pilihlah produk aki terbaik sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber