Memahami Perbedaan Antara Aki Kering dan Aki Basah untuk Kendaraan Bermotor

Memahami Perbedaan Antara Aki Kering dan Aki Basah untuk Kendaraan Bermotor

Perbedaan antara aki kering dan aki basah untuk kendaraan bermotor.--instagram.com/@autodealian

BACA JUGA:Tak Berjaya di Indonesia! Mobil Inggris Justeru Teratas Penjualan di Thailand

Perbedaan antara aki basah dan aki kering juga dapat terlihat dari kemasan luar keduanya. Aki basah memiliki wadah berwarna cerah agar pengguna dapat melihat cairan aki di dalamnya.

Sementara itu, aki kering cenderung memiliki kemasan berwarna gelap, bertujuan untuk meredam sel-sel aki. Aki kering juga dilengkapi dengan penutup solid untuk menjaga lubang aki.

Wadah aki basah dan aki kering dirancang khusus untuk menjaga cairan di dalamnya. Semakin padat cairan, semakin penting desain wadah untuk menjaga keamanannya.

4. Perbedaan Harga Jenis Aki

BACA JUGA:Mobil Listrik Leapmotor C10 Asal China ini Bisa Tahan Sampai 530 KM

Perbedaan harga menjadi aspek terakhir yang mencolok antara aki basah dan kering. Aki basah cenderung lebih terjangkau dibandingkan aki kering.

Sebagai contoh, aki basah NS60L untuk mobil Suzuki Karimun/Baleno dan sejenisnya memiliki harga Rp651.000.

Sedangkan aki kering Yuasa NS40ZL untuk mobil Suzuki Splash/Karimun/Baleno dibanderol dengan harga Rp828.000.

Aki Basah atau Kering: Mana yang Lebih Awet?

BACA JUGA:Tidak Layak Dipanggil Seorang Pengemudi Jika Belum Tahu 9 Poin Rahasia ini

Setelah memahami perbedaan antara aki basah dan kering, pertanyaan selanjutnya adalah jenis aki mana yang lebih awet digunakan. Jawabannya tergantung pada penggunaan masing-masing kendaraan.

Meskipun masing-masing jenis aki memiliki keunggulan dan kelemahan, usia pemakaian dan keawetan aki bergantung pada seberapa sering kendaraan digunakan.

Jika kendaraan digunakan secara intensif, disarankan menggunakan aki kering karena memerlukan perawatan yang lebih sedikit.

Tips Merawat Aki Agar Lebih Awet

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber