Menjaga Warisan Ramadhan Lewat Bubur Suro di Masjid Al Mahmudiyah Suro
Warga bergotong royong memasak bubur suro di halaman Masjid Al Mahmudiyah Suro--Foto : M. Aidil - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Setiap bulan Ramadhan, pengurus Masjid Al Mahmudiyah Suro di Kota Palembang menyiapkan sekitar 500 porsi bubur suro untuk jamaah dan masyarakat yang berbuka puasa di masjid tersebut.
Tradisi yang telah berlangsung puluhan tahun ini kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan ibadah, mulai dari tausiah hingga tadarusan pada malam hari. Minggu (22/02).
Warga dan pengurus masjid mulai gotong royong memasak setelah sholat zuhur, aktivitas memasak sudah dimulai di halaman masjid. Sebuah panci besar diletakkan di atas tungku, sementara beberapa warga bergantian mengaduk bubur dengan centong kayu panjang.
Proses pengadukan dilakukan tanpa henti agar tekstur bubur tetap lembut dan tidak gosong. Aroma gurih mulai tercium ketika campuran daging dan bumbu dimasukkan ke dalam adonan nasi yang telah mengental.

Panci besar bubur suro yang dimasak untuk berbuka puasa jamaah--Foto : M. AidiL - PALTV
BACA JUGA:Ramadan Berkah, Pasar Bedug Hadir Dukung Ekonomi Kreatif di Palembang
BACA JUGA:3 Jenis Buah Paling Diminati Masyarakat Selama Bulan Ramadhan
Ketua Masjid Al Mahmudiyah Suro, Kiagus Abdul Rasyid, mengatakan bahwa tradisi bubur suro menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Ramadhan di masjid tersebut.
“Di samping kami mengadakan tausiah dan tadarusan di malam hari, kami juga memberikan buka puasa kepada jamaah dan masyarakat yang ingin berbuka di sini. Menu utamanya adalah bubur suro,” ujarnya.

Ketua Masjid Al Mahmudiyah Suro, Kiagus Abdul Rasyid, mengatakan bahwa tradisi bubur suro menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan Ramadhan di masjid tersebut.--Foto ; M. Aidil - PALTV
Ia menjelaskan, setiap hari pihak masjid menyiapkan kurang lebih 500 porsi untuk dibagikan menjelang waktu magrib. “Alhamdulillah, tradisi pembuatan bubur suro ini sudah berlangsung puluhan tahun.
Dulu dilakukan oleh ulama-ulama terdahulu, sekarang dilanjutkan oleh masyarakat sekitar. Tradisi ini kami jaga selain untuk berbagi dan bersedekah, juga untuk mengajak kaum muslimin dan muslimah berbuka puasa di Masjid Besar Al Mahmudiyah Suro,” katanya.
BACA JUGA:KAI Divre III Palembang Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Lewat Rampcheck SPM Menyeluruh
BACA JUGA:Selama Ramadan Monitoring Pasar DImasifkan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

