PALTV.CO.ID- Sorotan di ajang IMS 2026 tertuju pada kehadiran motor trail bergaya agresif dari Suzuki yang dipajang di area pameran. Motor yang dikenal sebagai DR-Z 4S ini akhirnya menyapa publik Indonesia setelah lebih dulu dipasarkan di sejumlah negara.
Kehadirannya memunculkan pertanyaan besar: akankah model ini resmi dijual di Tanah Air dan mampu bersaing di segmen motor gede (moge) 400 cc?
Sebelumnya, motor ini telah lebih dulu diperkenalkan di Jepang dan dipasarkan di Amerika Serikat dengan banderol sekitar 8.900 dolar AS atau setara Rp140 jutaan.
Jika benar diboyong ke Indonesia, penentuan harga akan menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, pasar moge 400 cc di Indonesia cukup kompetitif. Pihak Suzuki sendiri disebut masih memantau respons pasar sebelum mengambil keputusan final.
Namun, wacana menghadirkan kembali lini big bike tentu menjadi angin segar bagi pecinta roda dua, sekaligus membuka peluang persaingan baru seperti yang dilakukan Yamaha lewat lini moge mereka.
BACA JUGA:Pemerintah Percepat Pencairan Bansos Februari 2026 untuk Jaga Daya Beli Jelang Ramadhan dan Lebaran
Secara global, DR-Z 4S hadir dalam dua varian, yakni versi S yang berkonsep dual purpose dengan ban trail, serta varian SM (supermoto) yang menggunakan ban aspal ring 17 inci untuk penggunaan jalan raya. Unit yang dipamerkan di IMS merupakan versi supermoto, dengan karakter lebih agresif untuk penggunaan harian di aspal.
Dari sisi desain, motor ini tampil modern dan tegas. Garis bodinya minim lekukan membulat dan lebih mengedepankan sudut-sudut tajam, menciptakan kesan sporty sekaligus maskulin.
Pengembangan dan produksinya masih berpusat di Jepang, berbeda dengan model-model berkapasitas kecil Suzuki yang kini banyak dikembangkan di India. Hal tersebut tercermin dari kualitas finishing dan detail yang rapi.
Bagian depan dibekali lampu LED proyektor berbentuk bulat yang tampil terekspos, memberikan karakter khas layaknya “mata” pada wajah motor. Suspensi depan sudah menggunakan model upside down dengan jarak main sekitar 260 mm.
Untuk varian SM, velg depan dan belakang sama-sama berukuran 17 inci dengan balutan ban 120/70 di depan dan 140/70 di belakang.
Suzuki DR-Z 4S tampil di Indonesia Motorcycle Show 2026--FOTO :YOUTUBE@OTOMOTIF TV
Sistem pengereman mengandalkan cakram besar dengan kaliper dua piston di depan serta satu piston di belakang, lengkap dengan fitur ABS. Khusus roda belakang, ABS dapat dinonaktifkan untuk kebutuhan manuver seperti sliding.
Di sektor rangka, swing arm aluminium berwarna silver memberikan kesan kokoh sekaligus ringan. Suspensi belakang produksi Kayaba memiliki jarak main 277 mm dan dilengkapi setelan preload.
Subframe belakang dirancang terpisah (bolt-on), memudahkan proses pelepasan saat perawatan. Detail unik lainnya adalah penggunaan dua material berbeda pada subframe, kombinasi aluminium casting dan bagian yang dilas, demi menjaga bobot tetap ringan tanpa mengorbankan kekuatan.