WNI Asal Sumsel Diduga Jadi Korban Scammer, Disnakertrans Koordinasi dengan Polda Sumsel
WNI Sumsel Jadi Korban Scammer di Kamboja? Disnakertrans dan Polda Sumsel Lakukan Penelusuran--Foto : Suryadi - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Beredarnya sebuah video di media sosial Instagram baru-baru ini menghebohkan masyarakat, khususnya warga Sumatera Selatan.
Dalam video tersebut, sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga berasal dari Sumatera Selatan mengaku menjadi korban penipuan (scammer) dan eksploitasi saat bekerja di Kamboja.
Mereka memohon bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk segera menjemput dan memulangkan mereka ke tanah air.
Video yang beredar luas itu memicu keprihatinan publik. Para WNI yang tampil dalam rekaman tersebut mengaku mengalami tekanan, pembatasan kebebasan, serta kondisi kerja yang tidak sesuai dengan perjanjian awal.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Bahas Raperda Sumsel Energi Gemilang dan Hasil Reses
BACA JUGA:Ketua Permaskot Serahkan Senpi Rakitan Saat Operasi Pekat Musi 2026
Disnakertrans Provinsi Sumsel tidak tinggal diam dan saat ini telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, khususnya Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, guna menelusuri kebenaran informasi yang beredar.--Foto ; Suryadi - PALTV
Mereka menyampaikan harapan agar pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan dan kepulangan mereka.
Menanggapi kabar tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan, Indra Bangsawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.
Ia menegaskan bahwa Disnakertrans Provinsi Sumsel tidak tinggal diam dan saat ini telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, khususnya Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, guna menelusuri kebenaran informasi yang beredar.
Indra Bangsawan menjelaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan penelusuran dan mengkroscek keberadaan pihak yang membuat serta mengunggah akun Instagram tersebut.
BACA JUGA:Usia Empat Dekade Jadi Penyebab Pohon Roboh Timpa Tiga Mobil
BACA JUGA:Pohon Tua Tumbang Geprek 3 Unit Mobil

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan, Indra Bangsawan, menyampaikan bahwa pihaknya telah bergerak cepat berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.--Foto : Suryadi - PALTV
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

