Respons mesin yang halus di rpm rendah berarti pengendara tidak perlu memburu putaran tinggi untuk merasakan akselerasi yang nyaman. Sebaliknya, torsi yang memadai di rentang bawah-menengah menghadirkan dorongan yang cukup kuat tanpa harus mengeluarkan tenaga mesin secara agresif.
karakter mesin halus Morbidelli C252V untuk harian-- Foto: youtube@OTOMOTIF TV
Dalam konteks ini, beberapa pengguna cruiser menilai bahwa karakter mesin Morbidelli C252V mirip dengan sensasi berkendara cruiser besar, namun dengan suara yang tidak terlalu berlebihan dan getaran lebih terkontrol. Atribut ini pun mendorong daya tarik C252V di kalangan pengguna yang awalnya skeptis terhadap mesin V-Twin di kelas 250 cc.
Dua Sisi Koin: Preferensi Pengendara Beragam
Meski banyak memuji karakter getaran yang halus, sejumlah pengendara dengan latar cruiser besar justru merasa getaran ringan pada rpm rendah membuat sensasi mesin kurang “berotot” seperti pada cruiser berkapasitas lebih besar.
Mereka berpendapat bahwa getaran mesin menjadi bagian penting dari pengalaman berkendara cruiser, sekaligus identitas suara V-Twin. Namun bagi segmen urban commuter atau pemula cruiser, minimnya getaran merupakan nilai tambah yang signifikan.
Perdebatan ini menunjukkan bagaimana preferensi berkendara pribadi sangat memengaruhi persepsi karakter mesin. Motor seperti C252V berusaha menjembatani antara kenyamanan modern dengan DNA klasik V-Twin—yang jelas memberikan pengalaman berbeda dibanding cruiser kubikasi 150–200 cc yang lebih umum di pasaran.
Meredefinisi V-Twin di Segmen Menengah
Keberhasilan Morbidelli C252V dalam menghadirkan karakter mesin V-Twin minim getaran di putaran bawah menunjukkan bahwa teknologi mekanik dan elektronik bisa dimaksimalkan untuk merancang pengalaman berkendara yang halus tanpa mengorbankan karakter performa. Dengan belt drive, slipper clutch, serta injeksi modern, motor ini bukan sekadar tampilan gaya klasik, tetapi juga mesin yang sadar akan kenyamanan pengendara modern.
Di tengah persaingan mesin cruiser di kelas menengah, pendekatan seperti ini bisa menjadi referensi baru bagi pabrikan lain dalam meracik karakter mesin yang lebih ramah terhadap pengguna harian maupun pencinta touring santai