Rumah Dicoret & Disegel! IRT di Way Kanan Menangis Lapor Oknum Polisi ke Bidpropam Polda Sumsel

Kamis 27-02-2025,18:05 WIB
Reporter : Mulyadi
Editor : Abidin Riwanto

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Seorang ibu rumah tangga asal Lampung melaporkan oknum Polisi anggota Polres Oku ke Bidpropam Polda Sumsel pada Kamis, 27 Februari 2025.

Oknum Polisi tersebut telah melakukan perusakan rumah miliknya di Dusun Lebak Buaya Desa Kota Dewa Kecamatan Bahuga Kabupaten Way Kanan Lampung.

Kejadian bermula ketika pelapor bernama Desi Anggraini (23) sedang berada di dalam rumah bersama sang anak.

Tiba-tiba datang oknum Polisi bernama Aipda Rozi Putra Wijaya dan langsung mengusir pelapor pergi dari rumah.

BACA JUGA:Mensos Pastikan Bantuan ke Masyarakat Tidak Berkurang Meski Ada Efisiensi

BACA JUGA:Kasus Pertamax Oplosan Buat Masyarakat di Palembang Khawatir

"Pintu rumah saya digedor, saya keluar dia (terlapor) langsung mengusir saya. Mangkanya saya keluar rumah karena takut, cctv rumah dirusak. Saya takut cctv dirusak, pasti ada maksud lain," ujar Desi usai membuat laporan.

Bahkan tak hanya diusir, pintu rumah pelapor di segel dengan menggunakan palang kayu, dinding rumah dicoret-coret dan kursi yang berada diteras rumah dibuang ke kolam oleh terlapor.

"Saya tidak tahu permasalahannya apa. Saya telepon suami saya yang lagi bekerja di Bakauheni, katanya masalah hutang," katanya.


Pelapor Desi saat menunjukkan bukti laporan yang telah dibuat.-Foto/Mulyadi-PALTV

Menurut pelapor, padahal hutang uang yang dipinjam oleh suami nya telah dicicil. Bahkan terlapor telah menyita sebidang tanah dengan dalih untuk membayar hutang tersebut.

"Kata suami saya hutangnya sebesar 2,3 miliar, tapi atas pengakuan dia (terlapor) suami saya sudah menyicil. Ada tanah juga sudah disita tapi saya tidak tahu luasnya berapa," ungkapnya.

Kini kondisi pelapor dan sang anak menyedihkan, ia harus menumpang dirumah saudaranya untuk berteduh dan berlindung.


Pelapor Desi saat menunjukkan bukti laporan yang telah dibuat.-Foto/Mulyadi-PALTV

"Saat ini saya tinggal numpang sama saudara, saya malu sama tetangga jadi omongan, anak saya sekarang tidak mau sekolah karena jadi omongan teman-temannya," tuturnya.

Kategori :