Nilai Rupiah Anjlok dan Inflasi Tinggi, Apakah Indonesia Krisis Ekonomi?

Sabtu 21-09-2024,10:40 WIB
Reporter : Riko Saputra
Editor : Abidin Riwanto

Dampak Krisis Ekonomi:

Krisis ekonomi di Indonesia memiliki dampak yang luas terhadap masyarakat dan pelaku usaha. Dampak utama dari krisis ini adalah:


krisis ekonomi yang ditandai dengan pelemahan mata uang rupiah dan inflasi yang melonjak.-freepik-freepik

Penurunan daya beli masyarakat: Inflasi yang tinggi menyebabkan daya beli masyarakat menurun.

Hal ini karena harga barang dan jasa menjadi lebih mahal, sementara pendapatan masyarakat tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Meningkatnya angka kemiskinan: Penurunan daya beli masyarakat dapat menyebabkan meningkatnya angka kemiskinan.

Hal ini karena orang-orang yang sebelumnya berada di atas garis kemiskinan mungkin jatuh ke dalam kemiskinan karena inflasi yang tinggi.

BACA JUGA: Belajar Zona Integritas, Kemendes PDTT Kunjungi Kanwil Kemenkumham Sumsel

BACA JUGA: Belajar Zona Integritas, Kemendes PDTT Kunjungi Kanwil Kemenkumham Sumsel

Pelemahan sektor usaha: Pelemahan mata uang dan inflasi yang tinggi dapat menyebabkan pelemahan sektor usaha.

Hal ini karena impor menjadi lebih mahal, sehingga keuntungan perusahaan menurun. Selain itu, inflasi yang tinggi dapat menyebabkan ketidakpastian dalam ekonomi, sehingga membuat perusahaan enggan untuk berinvestasi.

Upaya Pemerintah:

Pemerintah telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi krisis ekonomi ini, antara lain:

• Menaikkan suku bunga: Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuannya dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan suku bunga ini bertujuan untuk meredam inflasi.expand_more

BACA JUGA:10 Negara dengan Fanatisme Sepak Bola Tertinggi di Dunia

• Melakukan intervensi di pasar valuta asing: Bank Indonesia telah melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.expand_more

Kategori :