Bukit Asam PT. BA

14 WNI Asal Sumsel Dipulangkan dari Kamboja

14 WNI Asal Sumsel Dipulangkan dari Kamboja

Sebanyak 14 WNI asal Sumsel dipulangkan dari Kamboja setelah mengalami permasalahan, kini dalam penanganan dan pemulihan pihak terkait--PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Kepulangan 14 dari 15 warga negara Indonesia (WNI) asal Sumatera Selatan yang sempat viral karena bekerja di Kamboja akhirnya menjadi momen haru dan penuh kelegaan.

Setelah melalui proses panjang dan bantuan dari pemerintah, para pekerja tersebut tiba kembali di tanah air dan mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada pukul 13.00 WIB.

Dengan didampingi langsung oleh jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Selatan, aparat kepolisian dari Polda Sumsel, serta Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel.

Proses pemulangan ini sendiri dilakukan secara bertahap, dimulai dari penerbangan langsung dari Kamboja menuju Jakarta, sebelum akhirnya mereka diterbangkan kembali ke Palembang.

BACA JUGA:Haru dan Hangat! Halal Bihalal Jadi Momen Perpisahan Dewan Pengawas PALTV

Setibanya di Palembang, ke-14 WNI tersebut tidak langsung kembali ke rumah masing-masing. Mereka terlebih dahulu diarahkan menuju Auditorium Bina Praja, Kantor Gubernur Sumatera Selatan, untuk mendapatkan arahan serta pendampingan dari pemerintah daerah.

Di sana, mereka disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang memberikan pesan penting terkait kewaspadaan terhadap tawaran kerja di luar negeri.


WNI bernama Varel --PALTV

Dalam kesempatan itu, salah satu WNI bernama Varel menceritakan pengalaman pahitnya selama berada di Kamboja. Ia mengaku awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai pegawai restoran atau rumah makan.

Namun, sesampainya di lokasi, ia justru diarahkan oleh pihak perusahaan untuk bekerja sebagai penelpon daring, yang diduga berkaitan dengan aktivitas yang tidak sesuai dengan perjanjian awal.

Varel mengungkapkan bahwa dirinya hanya bertahan selama empat hari bekerja sebelum akhirnya memutuskan untuk melarikan diri bersama teman-temannya. Ia juga menyebut bahwa perusahaan tersebut sebelumnya menjanjikan gaji sebesar 800 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp12,8 juta per bulan—angka yang cukup menggiurkan, namun ternyata tidak sejalan dengan kenyataan yang dihadapi.

Sementara itu, suasana haru juga dirasakan oleh keluarga yang menunggu kepulangan para pekerja tersebut. Yuliani, istri dari salah satu WNI yang bekerja di Kamboja, mengaku sangat bersyukur dan bahagia melihat suaminya akhirnya kembali dengan selamat ke Palembang.

Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Sumatera Selatan serta seluruh instansi terkait yang telah membantu proses pemulangan.


Yuliani, istri dari salah satu WNI yang bekerja di Kamboja--PALTV

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: