Bukit Asam PT. BA

Isak Tangis Iringi Pemakaman WNI Asal Palembang yang Meninggal di Kamboja

Isak Tangis Iringi Pemakaman WNI Asal Palembang yang Meninggal di Kamboja

Muhammad Erlangga, WNI Asal Palembang yang Meninggal di Kamboja Dimakamkan di TPU Kamboja--Foto : Suryadi - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Muhammad Erlangga, seorang warga Lorong Lebak Keranji, Bukit Lama, Palembang, yang diketahui merupakan salah satu Warga Negara Indonesia yang bekerja di negara Kamboja. Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi kepulangan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Sejak pagi hari, rumah duka dipenuhi oleh keluarga, tetangga, serta sahabat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Raut kesedihan tampak jelas di wajah ibu almarhum, saudara kandung, serta kerabat dekat yang tak kuasa menahan tangis. Suasana haru semakin terasa ketika jenazah mulai diberangkatkan menuju liang lahat.

Jenazah Muhammad Erlangga kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kamboja, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Tangis keluarga pecah saat jenazah perlahan diturunkan ke liang lahat. Doa-doa dipanjatkan oleh para pelayat yang hadir agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Teken Kontrak Bantuan Hukum Bersama 14 OBH Terakreditasi

BACA JUGA:Pemprov Sumsel akan Upayakan THR PPPK Paruh Waktu 1 Bulan Gaji


Keluarga dan pelayat mengiringi jenazah ke liang lahat--Foto : Suryadi - PALTV

Salah satu teman dekat almarhum, Achmad Zal Fendry, mengungkapkan kenangannya bersama Erlangga. Ia menceritakan bahwa beberapa minggu sebelum kabar duka itu datang, almarhum sempat mengirimkan uang kepadanya dan meminta bantuan untuk membelikan seekor burung lovebird.

Menurut Achmad, burung tersebut rencananya akan diberikan kepada ayah almarhum sebagai bentuk perhatian dan hadiah dari Erlangga untuk keluarganya di kampung halaman.

“Beberapa minggu sebelum meninggal, dia sempat kirim uang ke saya dan minta dibelikan burung lovebird. Katanya mau diberikan untuk ayahnya,” ujar Achmad dengan nada lirih saat ditemui di lokasi pemakaman.

Achmad juga menjelaskan bahwa Erlangga sudah dua kali berangkat bekerja ke negara Kamboja. Keberangkatan pertama berlangsung selama sekitar delapan bulan. Setelah kembali ke Indonesia, Erlangga kemudian kembali lagi ke Kamboja untuk kedua kalinya selama kurang lebih empat bulan.

BACA JUGA:Ngecas 10 Menit, Langsung Gas Seharian! Ini Kehebatan 120W Xiaomi 17 Series

BACA JUGA:Semarak Ramadan di Ogan Ilir, Santri se-Sumsel Ramaikan Festival Al Basya


Teman dekat almarhum, Achmad Zal Fendry, mengungkapkan kenangannya bersama Erlangga. --Foto : Suryadi - PALTV

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id