Bukit Asam PT. BA

Herman Deru Tegaskan Pemegang IUP Batubara Wajib Bangun Jalan Khusus

Herman Deru Tegaskan Pemegang IUP Batubara Wajib Bangun Jalan Khusus

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang memimpin rapat percepatan pembangunan jalan khusus angkutan batubara (hauling road) yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (9/2/2026).--Foto : Humas Pemprov Sumsel

PALEMBANG,PALTV.CO.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan sikap tegas dalam penataan transportasi angkutan batubara.

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang memimpin rapat percepatan pembangunan jalan khusus angkutan batubara (hauling road) yang digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (9/2/2026).

Rapat tersebut diikuti oleh para pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, serta unsur perangkat daerah terkait. Pembahasan difokuskan pada percepatan pembangunan jalan hauling di wilayah Kabupaten Lahat, Muara Enim, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam pertemuan itu, Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi memberi ruang bagi perusahaan tambang yang masih memanfaatkan jalan umum untuk aktivitas angkutan batubara. Menurutnya, penggunaan jalan publik oleh kendaraan tambang telah menimbulkan kerusakan serius pada infrastruktur daerah.

BACA JUGA:29.253 Tiket KA Lebaran Terjual, KAI Divre III Palembang Himbau Calon Pemudik Pantau Melalui Layanan Resmi

BACA JUGA:UPDATE Harga Emas Hari Ini! Selasa 10 Februari 2026 Naik Lagi, Tembus Rp2,95 Juta per Gram


Herman Deru meminta seluruh pemegang IUP agar segera merealisasikan pembangunan jalan hauling, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama antarpelaku usaha.--Foto : Humas Pemprov Sumsel

Ia mencontohkan peristiwa robohnya Jembatan Muara Lawai dan Jembatan Lalan yang disebabkan oleh kendaraan dengan muatan berlebih (ODOL). Peristiwa tersebut dinilai sebagai dampak nyata dari lemahnya kepatuhan terhadap aturan.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat. Jangan menunggu korban baru muncul kesadaran. Infrastruktur dibangun dari uang rakyat, jangan dikorbankan demi keuntungan perusahaan,” tegasnya.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Pemprov Sumsel setiap tahun harus menganggarkan hampir Rp500 miliar hanya untuk perawatan jalan. Anggaran besar tersebut dinilai tidak sebanding dengan kontribusi sektor pertambangan terhadap pemeliharaan infrastruktur.

Atas dasar itu, Herman Deru meminta seluruh pemegang IUP agar segera merealisasikan pembangunan jalan hauling, baik secara mandiri maupun melalui kerja sama antarpelaku usaha. Ia menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral yang dapat menghambat keterhubungan jalur khusus batubara.

BACA JUGA:Perkuat Pengelolaan SDM dan K3, Menaker Kunjungi Kantor Pusat PTBA

BACA JUGA:Warga Kertapati Ditangkap Saat Malak Sopir di Simpang Exit Tol Kramasan


Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi memberi ruang bagi perusahaan tambang yang masih memanfaatkan jalan umum untuk aktivitas angkutan batubara. --Foto : Ilham Wahyudi - PALTV

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id