1 Tahun kepemimpinan HDCU, Angka Kemiskinan Sumsel Turun ke 1 Digit
Suasana rilis data statistik Provinsi Sumatera Selatan yang menampilkan capaian pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan selama satu tahun kepemimpinan HDCU.--Foto : Humas Pemprov Sumsel
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Jelang 1 tahun masa kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang yang dilantik sejak 20 Februari 2025 lalu, berhasil mencatat sejarah baru.
Untuk pertama kalinya angka kemiskinan di Sumsel berhasil ditekan hingga satu digit, dari 10,15 persen pada maret 2025 menjadi 9,85 persen pada bulan September 2025, Capaian tersebut berdasarkan rilis Berita Resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel.
Kepala BPS Sumsel Moh. Wahyu Yulianto menjelaskan empat Berita Resmi Statistik yang dirilis meliputi kondisi ketenagakerjaan Provinsi Sumsel, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan profil kemiskinan.
Persentase penduduk miskin pada September 2025 sebesar 9,85 persen, menurun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025. Jumlah penduduk miskin pada September 2025 tercatat 898,24 ribu orang, turun 21,4 ribu orang dibandingkan Maret 2025.
BACA JUGA:Warga Desa Padang Bindu Tuntut Bagi Hasil Kebun Plasma
BACA JUGA:Kemacetan dan Parkir Liar Kian Parah di Sekitar RSMH Palembang, Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang saat menghadiri pemaparan rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait penurunan angka kemiskinan di Sumsel.--Foto : Humas Pemprov Sumsel
Persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan pada September 2025 sebesar 8,91 persen, turun 0,19 persen poin dari Maret 2025. Sementara di wilayah perdesaan sebesar 10,43 persen atau turun 0,36 persen poin dari Maret 2025.
Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan tahun 2025 yang dihitung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto berdasarkan harga berlaku mencapai Rp720,21 triliun, dengan PDRB per kapita sebesar Rp 80,66 juta.
“Sejak pandemi Covid-19 pada 2020, kita selalu menunjukkan tren positif. Dari seluruh kategori, semuanya tumbuh dan paling tinggi ada di sektor akomodasi. Pertumbuhan ekonomi Sumsel juga sangat ditopang sektor pertambangan, industri pengolahan, dan perdagangan,” kata 4
Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,11 persen, sementara pertumbuhan ekonomi sumsel tercatat sebesar 5,35 persen dan menjadi kontributor ketiga terbesar di Pulau Sumatera setelah Sumatera Utara dan Kepulauan Riau.
BACA JUGA:Tilang Pakai Handphone Mulai Berlaku di Palembang
BACA JUGA:Holiday Angkasa Wisata Kembali Lepas 180 Jemaah Umroh Paket 13 Hari dengan Maskapai Lion Air

Gubernur Sumsel Herman Deru memberikan keterangan kepada awak media terkait capaian pembangunan dan strategi pengentasan kemiskinan di Sumatera Selatan.--Foto : Humas Pemprov Sumsel
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

