Bukit Asam PT. BA

Kredit UMKM Masih Terkontraksi, OJK Perkuat Kebijakan Akses Pembiayaan

Kredit UMKM Masih Terkontraksi, OJK Perkuat Kebijakan Akses Pembiayaan

Sektor UMKM menyumbang lebih dari 99 persen total unit usaha nasional --Chat GPT image

PALTV.CO.ID,- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit kepada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih mengalami kontraksi sebesar 0,64 persen secara tahunan per November 2025.

Kondisi tersebut terjadi di tengah dinamika perekonomian global dan nasional yang masih diliputi ketidakpastian, sehingga berdampak pada kinerja sektor riil, termasuk UMKM.

UMKM berperan penting dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor UMKM menyumbang lebih dari 99 persen total unit usaha nasional dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja.

Namun demikian, perlambatan ekonomi global, tekanan inflasi, serta fluktuasi pasar keuangan turut memengaruhi kemampuan UMKM dalam menjaga kinerja usaha dan mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan.

BACA JUGA:Menjelang Hari Raya, Ini Deretan Perhiasan Favorit yang Paling Laris Diburu Masyarakat

BACA JUGA:Apple Akan Meluncurkan Seri iPhone 18 Pro pada 2026 dengan 5 Peningkatan Besar

OJK menilai bahwa upaya peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan UMKM memerlukan langkah konkret dan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai kendala struktural yang masih dihadapi.

Hambatan utama tersebut meliputi keterbatasan infrastruktur pendukung pembiayaan, baik dari sisi sistem, data, maupun pendampingan usaha.

Selain itu, kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia di industri jasa keuangan dalam memahami karakteristik, profil risiko, serta model bisnis UMKM juga masih perlu ditingkatkan.

Masih terbatasnya pencatatan keuangan yang memadai di kalangan pelaku UMKM turut menjadi tantangan dalam proses penilaian kelayakan kredit.


(UMKM) masih mengalami kontraksi sebesar 0,64 persen secara tahunan per November 2025.--ig@hukumonline

Kondisi ini membuat lembaga keuangan cenderung menerapkan prinsip kehati-hatian yang tinggi, sehingga penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM berjalan relatif terbatas, terutama pada segmen usaha mikro dan kecil.

BACA JUGA:Yamaha XMAX Connected 2026 Resmi Hadir: Empat Pilihan Warna Baru

BACA JUGA:POCO F8 Pro Gebrak Pasar Snapdragon 8 Elite

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber