Sunyi Tanpa Tawa, Beginilah Suasana Rumah Balita 3 Tahun di Gandus Terjangkit Cacingan
Suasana rumah balita MKA di Kelurahan Karang Anyar tampak sepi usai kasus cacingan mencuat.--Foto : Suryadi - PALTV
PALEMBANG, PLATV.CO.ID - Suasana rumah MKA, seorang balita berusia 3 tahun yang tinggal di Jalan Syakirti Lorong Gotong Royong, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Kota Plambang, tampak sepi dan sunyi.
Rumah sederhana yang berada di kawasan padat penduduk itu terlihat jauh dari hiruk pikuk aktivitas anak-anak seusianya. Tidak tampak suara tawa maupun permainan yang biasanya menghiasi lingkungan tempat tinggal balita seusia MKA.
MKA diketahui menderita penyakit cacingan. Kondisi ini pertama kali disadari oleh pihak keluarga setelah melihat perubahan fisik pada tubuh MKA yang tampak semakin kurus dan lemah dibandingkan anak-anak lain seusianya.
Meski demikian, menurut pengakuan keluarga, MKA tidak pernah mengeluhkan rasa sakit atau keluhan berarti dalam kesehariannya.
BACA JUGA:Tampil Beda! Desain Eksterior BYD Atto 2 Kini Lebih Sporty dan Agresif
BACA JUGA:Sepanjang 2025, KAI Divre III Palembang Amankan Barang Tertinggal Penumpang Senilai Rp174 Juta

MKA, balita berusia 3 tahun yang saat ini dirawar RS. BARI Kota Plambang,--Foto : Suryadi - PALTV
Sari, yang merupakan bibik dari MKA, mengungkapkan bahwa keponakannya tersebut sehari-hari sering bermain di sekitar rumah. Aktivitas MKA lebih banyak dihabiskan dengan bermain pasir, tanah, bahkan di sekitar got yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Lingkungan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan MKA terjangkit penyakit cacingan, mengingat kebiasaan anak-anak yang belum memahami pentingnya kebersihan diri.
“Kalau sehari-hari, MKA memang sering main pasir, tanah, sama di sekitar got. Namanya juga anak-anak, susah dilarang,” ujar Sari saat ditemui di rumah MKA.
Lebih lanjut, Sari menjelaskan bahwa meskipun tubuh MKA terlihat kurus, bocah tersebut tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan. Namun, keluarga mulai merasa khawatir ketika berat badan MKA tidak mengalami peningkatan dan tubuhnya terlihat jauh lebih kecil dibandingkan anak-anak lain seusianya.
BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Beri Pendampingan Permohonan Kewarganegaraan bagi Pemohon Kawin Campur
BACA JUGA:Serah Terima Jabatan Kadiv P3H Kemenkum Sumsel, Hendrik Pagiling Pamit Tugas

Sari, yang merupakan bibik dari MKA, mengungkapkan bahwa keponakannya tersebut sehari-hari sering bermain di sekitar rumah.--Foto : Suryadi - PALTV
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

