4 Kecamatan di Palembang Jadi Prioritas Penanganan Kawasan Kumuh

4 Kecamatan di Palembang Jadi Prioritas Penanganan Kawasan Kumuh

Pertemuan dengan DPRD Sumsel, pengentasan masalah kawasan kumuh terus menjadi fokus Pemerintah kota (Pemkot) Palembang, dalam mewujudkan program Palembang Belagak.--Foto : Sandy Pratama - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Dalam pertemuan dengan DPRD Sumsel, pengentasan masalah kawasan kumuh terus menjadi fokus Pemerintah kota (Pemkot) Palembang, dalam mewujudkan program Palembang Belagak.

Ditemui pada Kamis 28 Agustus 2025, Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, untuk pengentasan kawasan kumuh di Palembang berbagai langkah dilakukan, seperti pengentasan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penanggulangan masalah sanitasi, Infrastruktur, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan lainnya.

“saya selalau minta laporan tiap bulan untuk mengurangi daerah yang masuk kategori kumuh. Tidak hanya perencanaan, namun juga dari penganggaran. Tidak cukup dengan RTLH, jadi kita perbaiki sanitasinya, Infrastrukturnya, dan juga Ruang Terbuka Hijau.” Terang Walikota Palembang.


Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, untuk pengentasan kawasan kumuh di Palembang berbagai langkah dilakukan, seperti pengentasan masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penanggulangan masalah sanitasi, Infrastruktur, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH), --Foto : Sandy Pratama - PALTV

Dari pemetaan yang dilakukan ada 61 kawasan yang masuk kategori kumuh, dan terdapat 4 Kecamatan yang menjadi prioritas pengentasan, yakni Kecamatan Gandus, Kertapati, Seberang Ulu I, serta sebagain kecamatan Kalidoni Palembang.

BACA JUGA:Satpol PP Palembang Bongkar Paksa Lapak Pedagang Berjualan Dibahu Jalan A Yani, Pedagang Histeris

BACA JUGA:Januari-Agustus 1014,94 H Lahan dI Sumsel Terbakar, BPBD Terus Siaga hingga November


Dari pemetaan yang dilakukan ada 61 kawasan yang masuk kategori kumuh, dan terdapat 4 Kecamatan yang menjadi prioritas pengentasan--Foto : Sandy Pratama - PALTV

“dari 61 kawasan tersebut, sebenarnya dari pemetaan khususnya di daerah Gandus, Kertapati, SU I, dan Kalidoni menjadi titik fokus kita.” Lanjut Walikota Palembang Ratu Dewa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Nopianto mengatakan jika untuk pengentasan masalah kawasan kumuh, Pemkot Palembang dinilai sudah cukup maksimal, dan tinggal memaksimalkan pengaplikasian program yang ada.

“jadi untuk itu sudah maksimal ya. sudah ada program dan tinggal aplikasinya.” Katanya.


Wakil Ketua DPRD Sumsel, Nopianto mengatakan jika untuk pengentasan masalah kawasan kumuh, Pemkot Palembang dinilai sudah cukup maksimal, dan tinggal memaksimalkan pengaplikasian program yang ada.--Foto : Sandy Pratama - PALTV

Selain itu, walikota Palembang juga dianggap aktif dalam menangani permasalah yang ada di kota Palembang.

“kalau Pak Ratu Dewa ini kita lihat sendiri kerjanya sudah lebih dari 12 jam, mengatasi persoalan masyarakat. Ya konkrit di lapangan.” Tutup Nopian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id