Kebakaran di Gang Enim 1 Hanguskan Lima Bedeng, Suami Istri Alami Luka Bakar Serius

Kebakaran di Gang Enim 1 Hanguskan Lima Bedeng, Suami Istri Alami Luka Bakar Serius

Kebakaran di Gang Enim 1 Hanguskan Lima Bedeng, Suami Istri Alami Luka Bakar Serius--Foto : Ilham - PALTV

PALEMBANG,PALTV.CO.ID – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Pelita, Gang Enim 1, Palembang, Sabtu (5/4) dini hari. Peristiwa itu menghanguskan lima bedeng sekaligus dan menyebabkan sepasang suami istri mengalami luka bakar serius. Diduga kebakaran dipicu oleh ledakan tabung gas saat korban tengah memasak.

Berdasarkan pantauan tim Paltv di lokasi, sisa-sisa puing kebakaran masih tampak berserakan, termasuk satu tabung gas elpiji yang diduga menjadi pemicu awal kobaran api.

Empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman dan pendinginan baru selesai sekitar pukul 04.30 WIB.


sisa-sisa puing kebakaran masih tampak berserakan, termasuk satu tabung gas elpiji yang diduga menjadi pemicu awal kobaran api.--Foto : Ilham - PALTV

Ketua RT 19, Sumiati, membenarkan bahwa salah satu korban, Ramisa, dikenal sebagai penjual nasi gemuk di sekitar tempat tinggalnya. "Waktu kejadian, katanya lagi masak. Mungkin ada kebocoran gas waktu itu, lalu meledak," ujar Sumiati.

BACA JUGA:Pedagang Kerupuk Kemplang Kebanjiran Pembeli di Momen Arus Balik Lebaran

BACA JUGA:WNA Rusia Kehilangan Sepeda Motor dan Barang Berharga Saat Beristirahat di Palembang


Ketua RT 19, Sumiati, --Foto : Ilham - PALTV

Korban Ramisa dan suaminya, Hasan Basri, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang akibat luka bakar yang cukup parah. “Ramisa sekarang masih kritis, luka bakarnya sekitar 80 persen,” lanjutnya.

Selain Ramisa dan Hasan, beberapa warga lainnya juga menjadi korban terdampak, termasuk Agus Susanto, yang kehilangan tempat tinggal. “Sekarang harta saya tinggal anak, istri, dan baju di badan. Semua habis,” ungkap Agus.


Korban Kebakaran, Agus Susanto,--Foto : Ilham - PALTV

Ia mengaku sedang pergi ke minimarket saat api mulai melahap bedengnya sekitar pukul 01.00 WIB, dan baru menyadari kebakaran ketika kembali setengah jam kemudian.

Para korban kini berharap adanya bantuan dari pemerintah. "Kami benar-benar kehilangan semuanya. Harapan kami pemerintah bisa segera turun tangan," tambah Agus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id