Ada Beasiswa Australia Award Indonesia, tanpa Batas Umur! Ini Syarat dan Daftarnya!

Ada Beasiswa Australia Award Indonesia, tanpa Batas Umur! Ini Syarat dan Daftarnya!

Program beasiswa bertajuk Australia Award Indonesia (AAI) 2025 --Foto : indonesia.go.id

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Program beasiswa Australia Award Indonesia (AAI) 2025 menawarkan kesempatan yang tidak tertandingi bagi para sarjana Indonesia dari berbagai disiplin ilmu untuk mengejar studi lanjutan di universitas-universitas terkemuka di Australia.

Didirikan pada tahun 1953, program Australia Awards Indonesia merupakan salah satu pilar bantuan pendidikan Australia kepada Indonesia.

Dikelola oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) bekerja sama dengan Misi Australia untuk ASEAN dan Pusat Riset Pertanian Internasional Australia (ACIAR), program AAI bertujuan untuk mendukung tujuan pembangunan Indonesia melalui pendidikan dan transfer pengetahuan.

Seiring berjalannya waktu, program Australia Awards Indonesia telah memberdayakan 13.652 sarjana untuk menyelesaikan gelar magister dan doktoral mereka. Alumni terkenal termasuk Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif, pengusaha Noni Purnomo, mantan jurnalis dan anggota DPR RI Meutia Hafidz, serta Aiman Witjaksono.

BACA JUGA:Polisi Israel Menghalangi Akses Warga Palestina Yang Hendak Tarawih Di Masjid Al Aqsa

Pendaftaran Australia Awards Indonesia dibuka mulai 1 Februari 2024 hingga 30 April 2024. Salah satu keunggulan utama program AAI adalah tidak adanya batasan usia, memungkinkan individu dari segala usia untuk mendaftar.

Bahkan bagi mereka yang tidak berhasil pada seleksi tahun-tahun sebelumnya, tetap berhak untuk mendaftar kembali pada tahun 2024.

 

Kriteria Kelayakan untuk Australia Awards Indonesia:

  • Kewarganegaraan Indonesia (WNI)
  • Tidak menikah/bertunangan dengan warga negara Australia atau Selandia Baru atau penduduk tetap
  • Tidak mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia
  • Tidak melamar beasiswa Australia Awards lainnya kecuali telah tinggal di luar Australia selama dua kali total lamanya berada di Australia (contohnya, penerima Australia Awards sebelumnya di Australia selama dua tahun tidak akan memenuhi syarat untuk melamar beasiswa Australia Awards lainnya sampai tinggal di luar Australia atau kembali ke Indonesia selama empat tahun)

BACA JUGA:Abu Ubaidah: Bulan Ramadan Adalah Bulan Jihad, Brigade Al Qassam Janjikan Kemenangan Untuk Palestina

  • Bukan personel militer yang bertugas saat ini
  • Memenuhi persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT
  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris

BACA JUGA:Michelle Wu, Wanita Luar Biasa Jadi Wali Kota Boston, Apa Benar Asal Yogyakarta?

Dokumen Wajib untuk Australia Awards Indonesia:

  • Ijazah/transkrip untuk pelamar program magister (Master)
  • Ijazah/transkrip untuk pelamar program doktoral (PhD)
  • Hasil tes IELTS, TOEFL, atau PTE yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir)
  • Penyerahan dua laporan referee untuk pelamar PhD penelitian dan satu laporan referee untuk pelamar PhD kursus.
  • Penyerahan dokumen Nominating Agency Declaration.
  • Dokumen harus disertifikasi oleh lembaga/universitas terkait.

BACA JUGA:Membanggakan! Gerry Utama Alumnus SMA Negeri 2 Sekayu Ikut Misi Rusia ke Antarktika 2024

Hak bagi Penerima Beasiswa Australia Awards Indonesia:

  • Biaya pendidikan magister/doktoral
  • Biaya akademik tambahan
  • Biaya hidup
  • Tiket pesawat pulang-pergi
  • Pelatihan bahasa Inggris sebelum memulai studi di Australia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: indonesia.go.id