Polisi Israel Menghalangi Akses Warga Palestina Yang Hendak Tarawih Di Masjid Al Aqsa

Polisi Israel Menghalangi Akses Warga Palestina Yang Hendak Tarawih Di Masjid Al Aqsa

Polisi Israel Menghalangi Akses Warga Palestina Yang Hendak Tarawih Di Masjid Al Aqsa--masjid_al_aqsa/ig

PALEMBANG, PALTV.CO.ID,- Berita yang dilaporkan oleh media Palestina, WAFA, pada hari Minggu, 10 Maret 2024, menyampaikan bahwa polisi Israel telah menghalangi ratusan warga Palestina yang ingin melaksanakan salat Tarawih pertama di Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur.

Menurut kesaksian mata, polisi hanya mengizinkan perempuan dan pria yang berusia di atas 40 tahun untuk memasuki masjid tersebut.

WAFA juga melaporkan bahwa polisi telah menggunakan kekerasan terhadap banyak orang yang mencoba untuk masuk ke masjid.

Kota Tua, yang terletak di Yerusalem Timur yang dikuasai zionis Israel, merupakan rumah bagi tempat bersejaran dan tempat suci bagi tiga agama yang berbeda.

BACA JUGA:Wow! Jalan Raya di Amerika Serikat Dapat Mengisi Daya untuk Kendaraan Listrik

Termasuk Juga Tembok Ratapan bagi umat Yahudi, Kubah Shakhrah di kompleks Masjid Al Aqsa bagi warga muslim, dan Gereja Makam Suci umat kristiani yang dibangun pada abad keempat.

Menurut saksi mata, banyak warga Palestina yang ingin melaksanakan salat Tarawih berkumpul di gerbang kompleks suci Haram al-Sharif.

Sebuah video yang beredar di media sosial juga menunjukkan petugas Polisi Perbatasan Israel yang menyerang jemaah dengan menggunakan tongkat di pintu masuk Haram al-Sharif, yang dikenal sebagai Bukit Bait Suci bagi umat Yahudi.

Dalam tanggapannya terhadap video yang diunggah oleh akun @nirha****, polisi Israel menyatakan bahwa mereka berupaya untuk memastikan kebebasan beribadah di Bukit Bait Suci.

BACA JUGA: Abadikan Ajaibnya Kata Membaca Tanpa Mengeja, Petunjuk Praktis untuk Keseruan Bahasa!

Sambil menjaga keselamatan dan keamanan, sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh kepemimpinan politik. Namun, polisi tidak menjelaskan secara rinci mengenai instruksi tersebut.

Pekan sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji bahwa jumlah jemaah yang diizinkan memasuki Bukit Bait Suci selama pekan pertama Ramadan akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.


Polisi Israel Menghalangi Akses Warga Palestina Yang Hendak Tarawih Di Masjid Al Aqsa--ig.com/@masjid_al_aqsa

Dia juga menegaskan bahwa tidak akan ada pembatasan yang diberlakukan terhadap warga Arab Israel. Namun, keputusan tersebut kemudian dibatalkan oleh Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben Gvir, yang mengawasi Polisi Israel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber