Desa Unik Tenganan Bali: Tersembunyi dari Kemajuan dan Hiruk Pikuk Moderenisasi

Desa Unik Tenganan Bali: Tersembunyi dari Kemajuan dan Hiruk Pikuk Moderenisasi

Desa Unik Tenganan Bali: Tersembunyi dari Kemajuan dan Hiruk Pikuk Moderenisasi--Instagram.com/@slimybelly


Desa Unik Tenganan Bali: Tersembunyi dari Kemajuan dan Hiruk Pikuk Moderenisasi--Instagram.com/@slimybelly

Selain keunikan budaya dan tradisi, Desa Tenganan juga dikenal karena kerajinan tenun double ikat kain Gringsing. Kata "Gringsing" sendiri berasal dari gabungan kata "gering" yang berarti sakit atau musibah, dan "sing" yang berarti tidak. Keseluruhan, Gringsing diartikan sebagai penolak bala.

BACA JUGA:Brand Crocodile! Sejarah Berdirinya dan Perkembangan Brand Crocodile dalam Dunia Fashion

Proses pembuatan kain Gringsing memakan waktu yang lama, bahkan bisa mencapai 3 tahun, menjadikannya langka dan bernilai tinggi.

Kain Gringsing menjadi bagian integral dalam upacara-upacara adat, seperti upacara ngaben (pembakaran jenazah) dan upacara potong gigi.

Masyarakat Desa Tenganan meyakini bahwa Gringsing memiliki kekuatan magis untuk melindungi dari bala atau malapetaka. Terdapat cerita rakyat yang menyebutkan bahwa warna merah pada kain Gringsing diperoleh dari darah manusia.

Namun, kenyataannya adalah bahan pewarna berasal dari getah-getah kayu khusus dan biji kemiri yang diracik dengan cermat, menciptakan warna yang khas dan memikat.

BACA JUGA:13 Jenis Selai Nanas: Begini Resep Membuat Selai Tanpa Pengawet untuk Kudapan Lezat

Selain warisan budaya dan tradisi, Desa Tenganan menyimpan potensi wisata alam yang belum banyak diketahui.

Jalur trekking yang melalui jalan desa, perbukitan, dan sawah penduduk menawarkan pengalaman alternatif bagi para wisatawan yang mencari keindahan alam yang autentik. Rute trekking yang singkat memakan waktu sekitar 3-4 jam, membuka pintu ke kecantikan alam Desa Tenganan yang masih asli dan alami.

Desa Tenganan adalah perpaduan unik antara warisan budaya yang kaya dan alam yang mempesona. Keberadaannya sebagai destinasi wisata menawarkan peluang untuk memahami lebih dalam kehidupan dan tradisi masyarakat Bali yang telah terjaga dengan baik di tengah arus modernisasi.

Dengan menjaga dan mempromosikan keunikan Desa Tenganan, kita dapat terus menyelamatkan kekayaan budaya dan alam yang berharga ini bagi generasi mendatang.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber