Pulang Dari Jakarta Pj Walikota Langsung Soroti Kenaikan ISPU Palembang

Pulang Dari Jakarta Pj Walikota Langsung Soroti Kenaikan ISPU Palembang

Pulang Dari Jakarta Pj Walikota Langsung Soroti Kenaikan ISPU Palembang --Foto : Sandy Pratama - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Kenaikan angka ISPU PALEMBANG yang cukup signifikan pada Selasa 31 Oktober 2023 lalu, langsung menjadi sorotan PJ Walikota PALEMBANG, pada Rabu 1 November 2023 sepulang dari kegiatan bersama Presiden RI Joko Widodo di Jakarta. 

Pj Walikota Palembang Ratu Dewa mengungkapkan, pada Selasa lalu ISPU Palembang mengalami kenaikan signifikan hingga berada di level hitam atau masuk kategori berbahaya, dan dari laporan DLHK Palembang pada Rabu 1 November ini ISPU Palembang sudah kembali turun ke angka 181 atau di level kuning.

Terkait hal tersebut, kondisi ISPU Palembang dinilai sangat fluktuatif, lantaran mendapatkan kiriman asap dari Kabupaten Kota lain. 


Kenaikan angka ISPU Palembang yang cukup signifikan pada Selasa 31 Oktober 2023 lalu, langsung menjadi sorotan PJ Walikota Palembang,--Foto : Sandy Pratama - PALTV

"ISPU ini masih fluktuatif. Saya mendapatkan data tadi pagi di angka 181 artinya di level kuning. Kita tidak tahu perkembangan kedepannya." Ungkap Pj Walikota Palembang Ratu Dewa. 

BACA JUGA:Dishub Palembang Antisipasi Kecelakaan Lintas Sungai Musi Akibat Kabut Asap

Lebih lanjut Pj Walikota Palembang mengatakan, untuk memastikan ISPU Palembang tidak mengalami lonjakan, kini petugas gabungan dari DPK PB Palembang, TNI, Polri, dan lainnya sudah dikerahkan di Posko kecamatan untuk memastikan di Palembang tidak terjadi titik api yang akan menyumbang asap dan memperburuk kondisi ISPU. 


Palembang menjaga jangan sampai ada kebakaran lahan. Kemarin di kita terjadi 1 titik hot spot. Namun di Kabupaten Kota lain lebih banyak.--Foto : Sandy Pratama - PALTV

"Kuncinya yang paling penting, Palembang menjaga jangan sampai ada kebakaran lahan. Kemarin di kita terjadi 1 titik hot spot. Namun di Kabupaten Kota lain lebih banyak. Jadi kenaikan ISPU Palembang karena kita mendapatkan kiriman asap dari Kabupaten Kota lain." Katanya.

Sementara itu, pergerakan kualitas udara sangat tergantung pada sebaran asap yang dikirim dari kabupaten di sekitar Palembang. Khususnya dari wilayah Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.

Beberapa hari belakangan, terjadi fluktuatif yang dinamis mengenai ISPU ini. Namun rata-rata ISPU masih belum berada di zona aman. Bahkan beberapa kali ada di level berbahaya atau masuk zona hitam.

Berbagai upaya yang dilakukan seperti modifikasi cuaca, namun tetap saja tim penanggulangan bencana kebakaran lahan harus ekstra berjaga karena kemungkinan muncul hotspot atau titik api baru sangat besar. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv.co.id