Pohon Angsana Tua Depan UPTD BLK Disnakertrans Sumsel Tumbang, Jalan Macet Total

Pohon Angsana Tua Depan UPTD BLK Disnakertrans Sumsel Tumbang, Jalan Macet Total

Sejumlah petugas DRKP Palembang dibantu TNI dan Polri membersihkan pohon dengan cara dipotong, Senin (23/10/2023).-Mulyadi-PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pohon Angsana di depan Kantor UPTD BLK Disnakertrans Provinsi Sumatera Selatan tumbang hingga menutupi Jalan Residen H Amaludin Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Kota Palembang pada hari Senin, 23 Oktober 2023.

Akibat pohon Angsana berumur tua tersebut melintangi seluruh jalan, kemacetan pun tak terhindarkan. Kepolisian langsung membuat rekayasa arus dengan melintasi perumahan Dinas BLK.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Palembang mengerahkan anggota ke lapangan untuk mengevakuasi pohon yang dibantu TNI dan Polri.

"Atas perintah Kepala Dinas kami ke TKP, memotong pohon dan mengevakuasinya. Pohon tumbang mungkin karena angin kencang dan faktor usia pohon yang berumur lebih dari 40 tahun pada pukul 05:00 WIB," ujar Pengawas Lapangan Dinas PRKP Palembang, Melfren saat diwawancarai di TKP.

BACA JUGA:Sebulan Lebih Air PDAM Lematang Enim Mati, Petugas Satpol PP Muara Enim Buang Hajat Numpang ke Masjid


Petugas DRKP Palembang dibantu TNI dan Polri mengikat potongan pohon Angsana, Senin (23/10/2023).-Mulyadi-PALTV

Terlihat pagar UPTD BLK Sumsel hancur, sejumlah kabel tertimpa pohon dan ada juga yang putus akibat tertimpa pohon.

Lebih lanjut Melfren menjelaskan, kabel yang tertimpa tersebut diketahui terdiri dari kabel jaringan internet dan lampu jalan.

"Macam-macam kabelnya, ada dari kabel wifi, kabel PLN dan lampu jalan. Yang putus itu lampu jalan," jelasnya.

Diakui Melfren, pohon tua tersebut lepas dari pantauannya karena akarnya tak terlihat oleh petugas.

BACA JUGA:Sampai Jam Berapa Batas Waktu Sholat Isya ? Beginilah Penjelasan Ustadz Adi Hidayat


Petugas Satlantas Polrestabes Palembang mengalihkan arus lalu lintas, Senin (23/10/2023).-Mulyadi-PALTV

"Kalau dari atas memang terlihat masih kokoh, namun dari bawah akarnya tak terpantau kalau sudah rapuh," terang Melfren.

Setelah beberapa jam kemudian, pohon berhasil dievakuasi dan dibersihkan dari jalan. Jalan yang semula ditutup pun akhirnya dibuka kembali dan bisa dilalui kendaraan.*

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: paltv