Strategi Bijak Mengelola THR Agar Tidak Habis Saat Lebaran
Tunjangan Hari Raya (THR) yang biasanya dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama Lebaran.--chatgpt image
Namun pengeluaran untuk keinginan sebaiknya tetap dibatasi dan hanya dilakukan jika masih ada sisa dana setelah kebutuhan utama terpenuhi. Dengan begitu, kondisi keuangan tetap terjaga dan tidak menimbulkan masalah setelah Lebaran.
BACA JUGA:SUV Listrik Rasa Mobil Petualang! ICAR V23 Cocok Buat Gaya, Bukan Sekadar Harian
BACA JUGA:Sumsel Siapkan Pengamanan Mudik Lewat Operasi Ketupat Musi 2026
Sebagai gambaran, penggunaan THR bisa dibagi dengan mengalokasikan sekitar 70 persen untuk kebutuhan Lebaran.

penting bagi setiap orang untuk mengatur penggunaan THR secara bijak--chatgpt image
Kemudian sekitar 10 persen untuk tabungan, 10 persen untuk cadangan dana setelah Lebaran, dan 10 persen lainnya untuk membayar cicilan atau utang.
Namun pembagian tersebut tidak bersifat mutlak. Setiap orang dapat menyesuaikannya dengan kondisi keuangan masing-masing.
Misalnya jika tidak berencana mudik, maka anggaran untuk kebutuhan Lebaran bisa lebih kecil dan sisanya dapat dialihkan ke tabungan atau dana darurat.
Pada akhirnya, cara mengelola THR akan berbeda bagi setiap keluarga. Dengan menyusun prioritas pengeluaran mulai dari kewajiban, kebutuhan, hingga keinginan, dana THR dapat dimanfaatkan secara lebih bijak sehingga tidak habis hanya untuk konsumsi jangka pendek.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

