Tren Renovasi Dongkrak Penjualan Peralatan Rumah Tangga
peningkatan penjualan peralatan rumah tangga saat musim renovasi--freepik

dampak tren renovasi terhadap penjualan peralatan rumah tangga--foto: chat gpt
Meski pilihan produk semakin beragam, proses pengambilan keputusan konsumen justru makin kompleks.

peluang bisnis peralatan rumah tangga di tengah tren renovasi--Foto: Gemini Ai
Banyak pembeli ingin melihat dan mencoba langsung sebelum membeli, sehingga pengalaman berbelanja menjadi faktor penting.
Menjawab kebutuhan tersebut, sejumlah pelaku industri mulai mengembangkan konsep ruang pamer interaktif.
Calon pelanggan dapat mencoba langsung fitur produk, menyaksikan demonstrasi memasak, hingga berkonsultasi mengenai desain dapur terintegrasi.
Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibanding sekadar pajangan di toko ritel konvensional.
Dari sisi kualitas, konsumen semakin mempertimbangkan daya tahan jangka panjang.
Produk dengan material kokoh, pengujian ketahanan tinggi, serta layanan purna jual panjang menjadi pilihan utama.
Ketersediaan suku cadang hingga belasan tahun bahkan menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan pembeli.
Di sisi lain, persaingan harga masih menjadi tantangan. Produk lokal cenderung mendominasi pasar karena lebih terjangkau.
Sementara produk impor harus menyesuaikan strategi harga dan memperluas distribusi agar tetap kompetitif.
Saluran distribusi pun diperluas hingga ribuan titik penjualan, mencakup ritel modern dan toko tradisional.
Strategi ini dilakukan agar penetrasi produk menjangkau konsumen di kota besar maupun daerah.
Pelaku industri optimistis, seiring membaiknya daya beli masyarakat, permintaan peralatan rumah tangga akan terus bertumbuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

