Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Dibobol Sindikat Siber, Kerugian Hampir Rp1 Miliar

Jumat 03-04-2026,18:01 WIB
Reporter : Ilham Wahyudi
Editor : Muhadi Syukur

PALEMBANG,PALTV.CO.ID — Kasus pembobolan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMAN 2 Prabumulih menjadi perhatian serius. Dana milik sekolah tersebut dilaporkan raib setelah diduga diretas oleh sindikat kejahatan siber, dengan total kerugian hampir mencapai Rp1 miliar.

Pengamat pendidikan Sumatera Selatan, Prof. Abdullah Idi, menilai peristiwa ini terjadi akibat lemahnya sistem keamanan rekening di lingkungan pendidikan. Menurutnya, perlindungan yang belum berlapis membuat rekening sekolah rentan terhadap aksi peretasan.

“Kejadian ini menunjukkan masih lemahnya sistem pengamanan rekening di lingkungan pendidikan. Sistem yang belum memiliki perlindungan berlapis membuat rekening sekolah sangat rentan terhadap peretasan,” ujar Prof. Abdullah Idi.

Ia juga menyoroti minimnya tenaga ahli di bidang teknologi informasi di lingkungan dinas pendidikan. Kondisi tersebut dinilai memperlemah sistem pengawasan serta keamanan digital, sehingga membuka celah bagi pelaku kejahatan siber untuk menjalankan aksinya tanpa cepat terdeteksi.

BACA JUGA:Haru! Anak Korban Kebakaran di Ogan Ilir Tetap Semangat Sekolah Berkat Bantuan Polisi

BACA JUGA:Jalan Tanjung Api-Api Palembang Rusak, Warga Minta Segera Diperbaiki


Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, menjelaskan bahwa setelah menguasai sistem, pelaku memindahkan dana ke sejumlah rekening berbeda untuk menyamarkan jejak.--Foto : Mulyadi - PALTV

“Kurangnya sumber daya manusia di bidang IT menjadi faktor utama yang memperlemah pengawasan dan keamanan digital. Ini memberi peluang bagi sindikat siber untuk beraksi,” tambahnya.

Prof. Abdullah Idi mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan digital, sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi informasi guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh institusi pendidikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber yang kian berkembang.

Kategori :