PALTV.CO.ID — Tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang bersama Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumsel menggerebek kawasan yang diduga menjadi kampung narkoba di Lorong Manggar, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, pada Rabu (18/2/2026).
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah perkotaan.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, dari lokasi, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis ganja, alat hisap bong, timbangan digital, klip plastik bening, serta dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi.
Lima orang diamankan beserta barang bukti ganja, bong, timbangan digital, dan ponsel untuk transaksi.--Foto : Heru - PALTV
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Christoper Panjaitan, mengatakan bahwa operasi ini merupakan hasil pemetaan dan penyelidikan intensif yang dilakukan aparat.
BACA JUGA:Purnawirawan TNI AD Tuntut Keadilan, Minta Kejelasan Atas Program Tanah Kavlingan
BACA JUGA:Pasar Muara Enim Gedung C Mulai Difungsikan
Sejumlah barang bukti narkoba saat penggerebekan kampung narkoba di Lorong Manggar, Palembang.--Foto : Heru - PALTV
“Penggerebekan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat dan hasil penyelidikan di lapangan. Dari lokasi, kami mengamankan lima orang beserta barang bukti narkoba jenis ganja dan perlengkapan yang biasa digunakan untuk mengedarkan maupun mengonsumsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat proses penggerebekan sempat terjadi upaya penghalang-halangan oleh sejumlah warga setempat. Meski demikian, aparat tetap bertindak persuasif dan profesional sehingga situasi dapat dikendalikan.
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Christoper Panjaitan, mengatakan bahwa operasi ini merupakan hasil pemetaan dan penyelidikan intensif yang dilakukan aparat.--Foto : Heru - PALTV
“Memang ada upaya menghalangi petugas, namun kami mengedepankan pendekatan humanis agar operasi berjalan aman dan kondusif,” kata AKBP Christoper.
Seluruh terduga pelaku berikut barang bukti telah dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di kawasan tersebut.