Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Poco telah keluar dari zona nyaman untuk bersaing di kancah kelas atas yang sesungguhnya.
Sektor audio menjadi kejutan utama melalui kolaborasi dengan Boost.
Ponsel ini dilengkapi dengan sistem audio two-in-one channel yang menyertakan sebuah subwoofer internal di dekat kamera belakang.
Hasilnya adalah suara bass yang empuk dan volume yang sangat kencang, bahkan diklaim mampu mengungguli kualitas suara speaker eksternal harga puluhan ribu rupiah.
Fitur ini menjadikan Poco F8 Ultra sebagai ponsel dengan pengalaman audio terbaik untuk bermain gim atau menikmati konten multimedia tanpa perlu menggunakan headphone.
BACA JUGA:Kasus Kekerasan Perempuan di Sako, UPTD PPA Sumsel Prihatin dan Fokus Lindungi Anak Korban
BACA JUGA:Rupiah Merana, Transaksi Money Changer di Palembang Meningkat
Kamera yang biasanya menjadi titik lemah Poco, kini mendapatkan peningkatan signifikan.
Sensor utama 50 MP Light Fusion 950 yang digunakan serupa dengan seri flagship Xiaomi, menghasilkan foto dengan warna yang tajam dan dynamic range yang luas.
Poco F8 Ultra yang kini tidak lagi sekadar menyandang gelar Flagship Killer--youtube@dkidmedia
Dukungan lensa telefoto periskop 5 kali juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil gambar jarak jauh dengan detail yang tetap terjaga.
Meski demikian, ada catatan pada lensa ultrawide yang sudut pandangnya tidak seluas kompetitor dan layar yang belum menggunakan teknologi LTPO.
Poco F8 Ultra ditawarkan dengan harga kisaran Rp12,1 juta untuk varian terendah di pasar global.
BACA JUGA:Kasus Kekerasan Perempuan di Sako, UPTD PPA Sumsel Prihatin dan Fokus Lindungi Anak Korban
BACA JUGA:Kabar Duka! Haji Halim Meninggal Dunia Setelah Kondisi Kritis di RS Siti Fatimah
Meski harga ini tergolong mahal untuk standar merek Poco yang biasanya ekonomis, peningkatan fitur di hampir semua lini dirasa cukup sebanding.