Bukit Asam PT. BA

Pasca Ledakan LPG 12 Kg, 1 Korban Belum Siuman, 5 Korban Mulai Membaik

Pasca Ledakan LPG 12 Kg, 1 Korban Belum Siuman, 5 Korban Mulai Membaik

Dari enam korban luka bakar, lima di antaranya telah menunjukkan perkembangan positif, sementara satu korban masih menjalani perawatan intensif dan belum sadarkan diri. Selasa (03/02). --Foto : Ai chatgpt image- Muhadi

PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Kondisi korban ledakan tabung gas LPG 12 kilogram yang memicu kebakaran rumah di Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II PALEMBANG, mulai berangsur membaik.

Dari enam korban luka bakar, lima di antaranya telah menunjukkan perkembangan positif, sementara satu korban masih menjalani perawatan intensif dan belum sadarkan diri. Selasa (03/02). 

Peristiwa ledakan dan kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Ratu Sianum Lorong Nepos Nomor 49 RT 029 RW 004, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang.

Insiden dipicu kebocoran tabung gas LPG 12 kilogram yang sedang digunakan untuk memasak persiapan kegiatan sedekah ruahan di wilayah Bangau.

BACA JUGA:Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen Ludes Terbakar

BACA JUGA:BPS Sumatera Selatan mencatat nilai Ekspor Sumsel 2025 Turun 5,78 Persen


Keluarga korban, Rahayu Eka, mengungkapkan saat ini ibu, adik, serta balita yang menjadi korban sudah menunjukkan perkembangan kesehatan yang baik. --Foto : M. Aidil - PALTV

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar pukul 14.15 WIB, api berhasil dijinakkan secara gotong royong sebelum merambat lebih luas.

Meski demikian, ledakan tersebut menyebabkan enam orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.

Seluruh korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan pihak keluarga saat ditemui pada Selasa (03/02/2026), kondisi sebagian besar korban kini mulai stabil dan menjalani perawatan di ruang rawat inap.

Keluarga korban, Rahayu Eka, mengungkapkan saat ini ibu, adik, serta balita yang menjadi korban sudah menunjukkan perkembangan kesehatan yang baik. Namun, satu korban masih menjalani perawatan intensif pasca operasi.

BACA JUGA:Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat 17 Februari 2026

BACA JUGA:Minyakita Tembus Rp18 Ribu di Pasar Lemabang, Satgas Pangan Selidiki Jalur Distribusi

“Untuk sekarang ibu, adik dan balita sudah sehat dan dirawat di ruang rawat inap. Tinggal satu yang masih dirawat dan menunggu sadar karena baru selesai operasi kemarin,” ujar Rahayu Eka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id